Yth Walikota Banda Aceh: Tolong Hentikan Pembakaran Sampah Medis Rumah Sakit di Lingkungan Tempat Tinggal Warga!

Masalahnya

Setidaknya semenjak tahun 2010, rumah keluarga saya yang berada di sebelah RSU dr. Zainoel Abidin terkena asap sisa pembakaran sampah medis dari rumah sakit tersebut. Setiap pagi hari sampah tersebut dibakar di sebuah kamar bercerobong asap yang terletak hanya beberapa meter saja dari perumahan warga. Intensitas pembakaran sampah itu semakin meningkat setiap hari libur. Kondisi tersebut sangat tidak nyaman karena asap pembakaran itu berbau menyengat seperti timbal (Pb).

Merasa terganggu oleh bau asap tebal yang seperti bau timbal (Pb) tersebut, saya mengirimkan surat protes kepada pihak rumah sakit. Surat tersebut dijawab dengan kunjungan silaturahim ke rumah-rumah warga dimana mereka menjelaskan bahwa sebelum pembakaran sampah tersebut sudah diproses terlebih dahulu sehingga tidak mencemari lingkungan. Bahkan pihak rumah sakit menjamin bahwa setiap 3 bulan sekali diadakan uji mengenai kualitas udara oleh pihak terkait.

Pada beberapa hari terakhir di tahun 2013, di malam hari saat kami sedang beristirahat, oknum petugas kebersihan RSU dr. Zainoel Abidin membakar sampah secara besar-besaran. Pembakaran sampah tersebut menyebabkan asap tebal menyelubungi rumah-rumah warga yang tinggal bersebelahan dengan rumah sakit, termasuk rumah keluarga saya.

Asap yang sangat tebal dan berbau menyengat tersebut masuk ke rumah-rumah kami dan mengganggu istirahat kami. Bukan hanya beberapa menit bahkan berjam-jam sehingga ada di antara kami yang mengungsi dan ada pula saudara dan tetangga yang mengalami sakit kepala dan sesak nafas. Sungguh sangat mengganggu kenyamanan dan tidak memperhatikan kondisi lingkungan sekitar yang merupakan tempat tinggal warga.

Pembakaran sampah medis di lingkungan sekitar tempat tinggal warga dapat mengganggu kenyamanan dan membahayakan bagi kesehatan. Oleh karena itu, kami sangat berharap Bapak Walikota Banda Aceh beserta segenap dinas yang terkait mengerahkan segala upaya yang mungkin dilakukan untuk menghentikan pembakaran sampah medis rumah sakit di lingkungan tempat tinggal kami. Kami juga berharap upaya tersebut dapat menjadi solusi atas polemik yang selama ini meresahkan warga, demi kenyamanan bersama.

 

Berikut tautan/link surat pembaca saya yang dimuat di harian lokal Serambi Indonesia: http://aceh.tribunnews.com/2014/01/02/pembakaran-sampah-rsuza-ganggu-kenyamanan-warga

 

Keterangan tambahan, kondisi pembakaran sampah besar-besaran pada akhir tahun 2013 berulang lagi pada akhir tahun 2014. Dan pembakaran sampah secara "normal" terus berlangsung sejak 2010 dalam lingkungan perumahan warga.

avatar of the starter
Azhar IlyasPembuka Petisi
Petisi ini mencapai 58 pendukung

Masalahnya

Setidaknya semenjak tahun 2010, rumah keluarga saya yang berada di sebelah RSU dr. Zainoel Abidin terkena asap sisa pembakaran sampah medis dari rumah sakit tersebut. Setiap pagi hari sampah tersebut dibakar di sebuah kamar bercerobong asap yang terletak hanya beberapa meter saja dari perumahan warga. Intensitas pembakaran sampah itu semakin meningkat setiap hari libur. Kondisi tersebut sangat tidak nyaman karena asap pembakaran itu berbau menyengat seperti timbal (Pb).

Merasa terganggu oleh bau asap tebal yang seperti bau timbal (Pb) tersebut, saya mengirimkan surat protes kepada pihak rumah sakit. Surat tersebut dijawab dengan kunjungan silaturahim ke rumah-rumah warga dimana mereka menjelaskan bahwa sebelum pembakaran sampah tersebut sudah diproses terlebih dahulu sehingga tidak mencemari lingkungan. Bahkan pihak rumah sakit menjamin bahwa setiap 3 bulan sekali diadakan uji mengenai kualitas udara oleh pihak terkait.

Pada beberapa hari terakhir di tahun 2013, di malam hari saat kami sedang beristirahat, oknum petugas kebersihan RSU dr. Zainoel Abidin membakar sampah secara besar-besaran. Pembakaran sampah tersebut menyebabkan asap tebal menyelubungi rumah-rumah warga yang tinggal bersebelahan dengan rumah sakit, termasuk rumah keluarga saya.

Asap yang sangat tebal dan berbau menyengat tersebut masuk ke rumah-rumah kami dan mengganggu istirahat kami. Bukan hanya beberapa menit bahkan berjam-jam sehingga ada di antara kami yang mengungsi dan ada pula saudara dan tetangga yang mengalami sakit kepala dan sesak nafas. Sungguh sangat mengganggu kenyamanan dan tidak memperhatikan kondisi lingkungan sekitar yang merupakan tempat tinggal warga.

Pembakaran sampah medis di lingkungan sekitar tempat tinggal warga dapat mengganggu kenyamanan dan membahayakan bagi kesehatan. Oleh karena itu, kami sangat berharap Bapak Walikota Banda Aceh beserta segenap dinas yang terkait mengerahkan segala upaya yang mungkin dilakukan untuk menghentikan pembakaran sampah medis rumah sakit di lingkungan tempat tinggal kami. Kami juga berharap upaya tersebut dapat menjadi solusi atas polemik yang selama ini meresahkan warga, demi kenyamanan bersama.

 

Berikut tautan/link surat pembaca saya yang dimuat di harian lokal Serambi Indonesia: http://aceh.tribunnews.com/2014/01/02/pembakaran-sampah-rsuza-ganggu-kenyamanan-warga

 

Keterangan tambahan, kondisi pembakaran sampah besar-besaran pada akhir tahun 2013 berulang lagi pada akhir tahun 2014. Dan pembakaran sampah secara "normal" terus berlangsung sejak 2010 dalam lingkungan perumahan warga.

avatar of the starter
Azhar IlyasPembuka Petisi

Pengambil Keputusan

Yth Walikota Banda Aceh
Yth Walikota Banda Aceh
Perkembangan terakhir petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 30 Desember 2013