Komisi Nasional Hak Asasi Manusia: Selamatkan Komnas HAM, Selamatkan Hak Asasi Warga Negara
  • Petitioned Otto Nur Abdullah
  • Responded

This petition was delivered to:

Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Otto Nur Abdullah
See response
Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Dianto Bachriadi
Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Sandra Moniaga
Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
M Nurkhoiron
See response
Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Hafid Abbas
Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Nur Kholis
Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Maneger Nasution
Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Imdadun Rahmat
Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Siti Noor Laila
Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Siane Indriani
Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Natalius Pigay
Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Ansori Sinungan
Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Roichatul Aswidah

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia: Selamatkan Komnas HAM, Selamatkan Hak Asasi Warga Negara

    1. Anton Aliabbas
    2. Petition by

      Anton Aliabbas

      Jakarta, Indonesia

Kami sangat amat prihatin atas kisruh berkepanjangan di dalam internal Komnas HAM. Lembaga yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam pemajuan penegakkan HAM, kini justru terbelenggu dalam konflik yang sama sekali tidak substansial. Persoalan pergiliran pergantian pimpinan Komnas HAM dengan dalih kolektif kolegial yang menjadi pemicu konflik internal bukan hanya tidak berdasar tetapi juga sudah tidak bernalar yang sehat.

Kami menilai adalah sangat aneh dan menjadi contoh yang buruk bagi kelembagaan negara, perubahan masa jabatan kepemimpinan dilakukan pasca pimpinan dipilih oleh mereka dengan masa jabatan 2,5 tahun. Perubahan Tatib Komnas HAM yang penuh keganjilan itu, justru akan menempatkan Komnas HAM disibukkan dengan urusan politik kantor dan kesibukkan pergantian pimpinan ke depannya. Situasi ini tentunya sangat kontra-produktif di tengah banyaknya kemandegan penyelesaian kasus pelanggaran berat HAM di masa lalu dan masa pasca UU No. 26 tahun 2000 tentang Pengadilan HAM. Penyelesaian kasus 1965-1966; Penembakan Misterius 1982-1985; Talangsari 1989; Tragedi Mei 1998; Penghilangan orang secara paksa 1997-1998; Pelanggaran HAM di Aceh dan Papua; Berbagai Pelanggaran HAM terhadap Buruh dan Petani; Berbagai pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan, dan juga ribuan kasus pelanggaran HAM akibat konflik agraria, hingga kini belum menemukan titik terang.

Kami berpandangan bahwa besarnya harapan masyarakat, khususnya para korban pelanggaran HAM terhadap lembaga ini, malah disikapi sebagian anggota Komnas HAM dengan berebut kekuasaan, menafsirkan makna kepemimpinan kolektif kolegial secara serampangan, persoalan fasilitas, memaksakan penggantian tata tertib masa jabatan pimpinan, serta langkah lainnya yang tak sejalan dengan suara rakyat dan suara korban. Situasi ini bertambah mengkhawatirkan dengan makin dekatnya pelaksanaan Pemilu 2014, di mana para terduga pelaku pelanggaran HAM di masa lalu, turut serta dalam kontestasi demokrasi tersebut.

Karena alasan perubahan kepemimpinan menjadi satu tahun yang tidak berdasar itu maka benar adanya dugaan kuat publik bahwa persoalan ini bukan hanya perebutan fasilitas, tetapi lebih dari itu perubahan masa pimpinan Komnas HAM menjadi satu tahun di duga kuat sangat terkait dengan kepentingan politik lainnya.

Kami mendesak kepada seluruh komisioner Komnas HAM:

1. Mengembalikan masa jabatan pimpinan Komnas HAM menjadi 2,5 tahun sebagaimana aturan di Tatib sebelumnya. Dengan demikian, komposisi pimpinan sesuai hasil pemilihan awal;

2. Seluruh komisioner Komnas HAM harus fokus pada penyelesaian kasus-kasus pelanggaran HAM dan kerja-kerja pemajuan penegakkan HAM;

3. Segera melakukan usaha-usaha penguatan kelembagaan Komnas HAM khususnya terkait dengan penguatan kewenangan Komnas HAM dan penguatan kelembagaan lainnya dengan mendesak percepatan proses penyelesaian RUU tentang Komnas HAM.

To:
Otto Nur Abdullah, Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Dianto Bachriadi, Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Sandra Moniaga, Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
M Nurkhoiron, Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Hafid Abbas, Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Nur Kholis, Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Maneger Nasution, Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Imdadun Rahmat, Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Siti Noor Laila, Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Siane Indriani, Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Natalius Pigay, Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Ansori Sinungan, Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Roichatul Aswidah, Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Selamatkan Komnas HAM, Selamatkan Hak Asasi Warga Negara

Sincerely,
[Your name]

Recent signatures

    News

    1. Reached 100 signatures
    2. Decision-maker M Nurkhoiron responds:

      M Nurkhoiron

      SAVE KOMNAS HAM !!!


    3. Decision-maker M Nurkhoiron responds:

      M Nurkhoiron

      SAVE KOMNAS HAM !!!


    4. Decision-maker Otto Nur Abdullah responds:

      Otto Nur Abdullah

      Selamatkan Komnas HAM!!! Penuhi hak asasi manusia Indonesia!!!


    5. Decision-maker Otto Nur Abdullah responds:

      Otto Nur Abdullah

      Ada upaya pengkerdilan, SAVE KOMNAS HAM


    6. Decision-maker Otto Nur Abdullah responds:

      Otto Nur Abdullah

      BONGKAR...


    7. Decision-maker Otto Nur Abdullah responds:

      Otto Nur Abdullah

      Komnas Ham harus dipimpin oleh orang yang sangat berkomitmen terhadap HAM dan itu ada pada pak Otto. jika Komnas HAM dipimpin oleh orang yang hanya berkepentingan menggerogoti uang negara maka dapat dipastikan Komnas HAM berubah menjadi K...


    8. Decision-maker M Nurkhoiron responds:

      M Nurkhoiron

      selamatkan!


    9. Reached 50 signatures

    Supporters

    Reasons for signing

    • Rita Olivia Tambunan FRANKFURT AM MAIN, GERMANY
      • over 1 year ago

      It's about insanity and human rights protection-promotion in Indonesia.

      REPORT THIS COMMENT:
    • Sebastian Salang JAKARTA, INDONESIA
      • over 1 year ago

      Memalukan

      REPORT THIS COMMENT:
    • Mimin Hartono JAKARTA PUSAT, INDONESIA
      • over 1 year ago

      Save Komnas HAM! Walaupun masih ada kekurangan, Komnas HAM harus diselamatkan dari kepentingan kelompok. Tingkatkan kinerja Komnas HAM, publik harus mengawasi. Dana untuk seleksi komisioner Komnas HAM tidak sedikit, harus dipertanggungjawabkan ke publik!

      REPORT THIS COMMENT:
    • Anung Karyadi DEPOK, INDONESIA
      • over 1 year ago

      Fasilitas mmg ptg ...tp politisasi kedudukan dg merubah kode etik...bukan sikap ksatria ..selamat kan

      REPORT THIS COMMENT:
    • Erman Varella JAKARTA, INDONESIA
      • over 1 year ago

      KOMNAS HAM adalah tulang punggung penegakan HAM di Indonesia, jadi harus dikuatkan, bukan untuk dilemahkan. Saya berharap kedepan Kinerja KOMNAS HAM lebih solid lagi...

      REPORT THIS COMMENT:

    Develop your own tools to win.

    Use the Change.org API to develop your own organizing tools. Find out how to get started.