• Petitioned Masyarakat

This petition was delivered to:

DPR, Pemerintah, Kementerian Kesehatan, NGO's
Masyarakat

Berikan tekanan kepada PT Medco, Pertamina, Kepolisian Morowali dan bantuan kepada Abul.

    1. Paulus  Suryanta
    2. Petition by

      Paulus Suryanta

      Bandung, Indonesia

Kawan-kawan,
Salam solidaritas.
Melalui media ini saya ingin membantu kawan saya. Dia seorang aktivis, pejuang rakyat, mahasiswa kritis, dan sekaligus korban tindak kekerasan dari premanisme yang dilatarbelakangi oleh konflik sosial antara masyarakat Tiaka, Morowali vs PT.Medco dan PERTAMINA. Melalui media ini saya berharap ada bantuan kongkret dari masyarakat. Berikut sedikit informasi mengenai kawan saya:
“Namaku Hasbullah, biasa dipanggil Abul. Aku lahir di Baturube, Morowali. Aku adalah seorang mahasiswa yang terlibat aktif pada organisasi PEMBEBASAN dan sering terlibat dan memimpin perjuangan warga di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan.
Berawal dari persoalan warga nelayan Kecamatan Bungku Utara dan Kecamatan Momo Salato, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah yang secara geografis wilayah mereka berada dalam lingkar tambang PT. Medco dan PERTAMINA dalam hal pengeksplorasian dan pengeksploitasian minyak yang tepatnya disebut sebagai Blok Tiaka (wilayah karang hidup yang telah di timbun oleh PT. Medco dan PERTAMINA yang berada ± 4 mil dari bibir pantai kedua kec. tersebut). Pada awalnya masyarakat kedua kecamatan tersebut hidup damai dan hidup dengan menikmati hasil perikanan mereka. Sampai pada tahun 1997 PT. Medco dan PERTAMINA hadir di wilayah tersebut dan memproduksi minyak sejak tahun 2003.
Sejak saat itu hasil penangkapan nelayan di daerah tersebut dari tahun ke tahun mulai merosot. Menyadari hal tersebut warga di kedua kecamatan tersebut merasa dirugikan dengan adanya pengelolaan minyak tersebut dan melakukan berbagai macam protes terkait proses pengeksploitasian minyak di wilayah mereka itu dan menuntut dana CSR yang merupakan tanggung jawab perusahaan seperti yang sudah dijanjikan. Namun tuntutan-tuntutan warga tersebut tidak pernah di indahkan oleh pihak perusahaan maupun pemerintah daerah setempat sampai akhirnya kemarahan warga tak lagi terbendung dan mencoba menduduki Blok Tiaka.
Namun naas rencana pendudukan tersebut dijawab dengan tembakan membabi buta oleh aparat kepolisian dan menelan korban meninggal dunia sebanyak tiga orang dan belasan lainnya di kriminalisasi pada tahun 2011. Sedangkan tuntutan CSR pun tak kunjung di terima oleh warga. Mengetahui berbagai macam problem tersebut belum terselesaikan, sebagai anak daerah saya merasa turut bertanggung jawab untuk berjuang menuntut apa yang seharusnya menjadi hak kami. Berbagai macam cara telah kami lakukan, dari mulai bernegosiasi hingga melakukan aksi demonstrasi di sepanjang tahun 2011 - 2012 paska terbunuhnya kawan dan saudara-saudara kami.
Pada pertengahan Juni setelah melakukan aksi demo di Kantor Bupati dan Kantor Kecamatan Bungku Utara saya mengalami tindak penyerangan dan kekerasan. Tangan sebelah kananku di tikam dengan menggunakan botol pecah oleh preman yang kami duga adalah preman bayaran PT. Medco. Kami menduga preman tersebut adalah preman bayaran PT. Medco karena selama berada di Morowali aku tidak pernah terlibat dengan persoalan lain selain dengan tuntutan dana CSR tersebut. Kami sudah melakukan pelaporan tindakan penyerangan dan kekerasan ini ke pihak Kepolisian Morowali namun, pihak Kepolisian dengan tegas mengatakan bahwa kejadian itu tidak ada sangkut pautnya sama sekali dengan pihak perusahaan maupun pemerintah setempat, bahwa aksi kekerasan tersebut murni tindakan preman dengan motif yang tidak jelas.
Akibat dari pembacokan itu tangan kananku mengalami luka yang sangat serius, dalam kondisi yang sekarat, warga yang sempat menyaksikan luka pada lengan bagian atas, langsung membawaku ke rumah sakit, karena Rumah Sakit di Morowali tdak dapat menangani luka tanganku akhirnya pada subuh sekitar pukul 5 pagi aku di rujuk ke Rumah Sakit Undata Palu. Namun ternyata hasil operasi yang di lakukan di Rumah Sakit Undata dengan total 17 jahitan itu tidak berhasil mengembalikan tangan kananku menjadi normal lagi.
Hingga saat ini aku masih merasakan sakit di tangan kanan akibat pembacokan tersebut dan setelah pemeriksaan lanjutan Di RSCM Kencana Jakarta, di ketahui tanganku harus kembali di lakukan operasi bedah saraf karena ada beberapa saraf yang pada operasi awal tidak tersambung dan membutuhkan biaya yang besar. Jika tidak segera di operasi, tanganku bisa menjadi cacat.”
Kawan-kawan, jika bersedia untuk membantu ada beberapa hal yang bisa dilakukan: pertama, memberikan tekanan kepada PT Medco, Pertamina dan Kepolisian Morowali karena memang kasus Tiaka hingga saat ini masih belum tuntas. Kedua dengan memberikan bantuan dana kepada kawan Abul di Nomor Rekening 0174033651 BNI cabang Luwuk Banggai, Sulawesi Tengah, atas nama Hasbullah. Untuk lebih lanjut dapat berkomunikasi dengan kawan yang bersangkutan di 085242676406 atau email ke hasbullah.daeng.parani@gmail.com. Saat ini, kawan Abul masih tetap berjuang meski dengan tangan hampir cacat. Ia masih aktif sebagai Ketua Bidang Lingkungan di Kolektif Nasional Pusat Perjuangan Mahasiswa untuk Pembebasan Nasional (Kolnas PEMBEBASAN).

Salam Juang dan Solidaritas,

Paulus Suryanta

To:
Masyarakat, DPR, Pemerintah, Kementerian Kesehatan, NGO's
Kepada Masyarakat, NGO, DPR:
Berikan tekanan kepada PT Medco, Pertamina, Kepolisian Morowali dan bantuan kepada Abul.

Sincerely,
[Your name]

Recent signatures

    News

    1. Reached 50 signatures

    Supporters

    Reasons for signing

    • Amanda Siahaan INDONESIA
      • over 1 year ago

      Stop eksploitasi di sana! support to bapak Hasbullah :)

      REPORT THIS COMMENT:
    • daris boli INDONESIA
      • over 1 year ago

      ayo... kwn2.. kita teruskan perjuangan ini dengan semangat juang yang tinggi. salam pembebasan dari kupang

      REPORT THIS COMMENT:
    • daris boli INDONESIA
      • over 1 year ago

      tetap semangat... salam pembebasan

      REPORT THIS COMMENT:
    • wahyoe sangpembebasan PAMEKASAN, INDONESIA
      • over 1 year ago

      semoga hal ini tdak memadamkan api semangat juang mu...

      REPORT THIS COMMENT:
    • andi chaco MAKASSAR, IN
      • over 1 year ago

      Bul, bgmn oprasi tanganmu ces.??? sehatko cepat nah. hehehhe... :)

      REPORT THIS COMMENT:

    Develop your own tools to win.

    Use the Change.org API to develop your own organizing tools. Find out how to get started.