Ayo Kembalikan Konten Tv Seperti Dulu !

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Seiring dengan berjalannya waktu, saat ini sudah banyak stasiun Televisi yang menayangkan program acara Tv yang kurang mengedukasi bagi masyarakat mulai dari sinetron sinetron yang kurang mendidik dan berbagai acara hiburan lainnya yang bersifat monoton saja. Dampaknya, orang orang jarang untuk menonton Tv dan beralih ke Youtube karena kontennya bersifat up-to-date, interaktif dan fleksibel. 

Konten yang dimiliki oleh beberapa stasiun Tv dinilai kurang sesuai dan bersifat kontroversial yang membuat masyarakat kurang tertarik dengan program Tv yang ditayangkan saat ini. Tidak sedikit acara di Tv yang kontennya terlihat sama saja dan kurang kreatif membuat masyarakat merasa jenuh dan tidak tertarik lagi untuk menonton Tv. Pro kontra yang terjadi dalam penghapusan film kartun oleh KPI dengan alasan tidak mendidik dan mengandung kekerasan bagi anak-anak untuk ditonton membuat masyarakat bertanya tanya. Mengapa film kartun harus di hapus ? Bukankah itu termasuk hiburan untuk anak anak ? Apakah sinetron yang sekarang itu mendidik jadi tidak dihapus ? Padahal jika diperhatikan sinetron sinetron jaman sekarang juga banyak yang bersifat kurang mendidik dan malah bersifat melebih-lebihkan (alay) tetapi hanya diberikan kartu kuning (peringatan dan teguran) jika melanggar. Kenapa tidak dihapus ? Apakah menurut KPI  contoh konten yang bersifat mendidik itu adalah sinetron jaman sekarang ? 

Tindakan sensor yang dilakukan KPI juga membuat masyarakat resah. Banyak yang mengeluh karena sensor yang diberikan KPI terlalu berlebihan. Bayangkan saja pada saat penayangan ulang Putri Indonesia 2016 di stasiun televisi Indosiar. Pada saat itu para finalis Putri Indonesia mengenakan kebaya tetapi malah di sensor dengan alasan terlalu terbuka. Masyarakat menganggap bahwa sensor yang dilakukan terlalu berlebihan dan hanya merusak estetika dari kebaya itu sendiri. Apakah hal ini patut untuk di sensor ?

Berbagai macam alasan yang dilontarkan yang membuat kita protes dan akhirnya memilih untuk bungkam karena tidak didengar. Padahal semua acara yang ada di televisi ini ditujukan untuk masyarakat Indonesia sendiri. Kami berharap bahwa kedepannya stasiun televisi di seluruh Indonesia bersama KPI  lebih inovatif dan kreatif dalam memberikan tayangan kepada masyarakat dan mengembalikan konten Tv seperti dulu lagi. 

 Ayo tandatangani petisi ini untuk mengembalikan konten TV seperti dulu jika kamu setuju 

 

 



Hari ini: nur mengandalkanmu

nur isnaina membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Yuliandre Darwis: Ayo Kembalikan Konten Tv Seperti Dulu !". Bergabunglah dengan nur dan 73 pendukung lainnya hari ini.