Hilangkan Syarat pembuatan Tiktok dalam Ospek(pesona taaruf dan pekan taaruf mahasiswa)

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Saya mewakili Rekan Mahasiswa UII ingin menyampaikan aspirasi kita mengenai aplikasi dengan nama  Tiktok,  kita berpendapat bahwasanya  aplikasi tersebut telah menyebabkan kita keluar dari nilai-nilai keislaman, serta Aplikasi tersebut mengandung lebih banyak konten negatif daripada Konten positifnya. sehingga banyak orang yang  cenderung lebih banyak melihat konten negatifnya . serta kecenderungan kalangan remaja untuk meniru konten dalam aplikasi tersebut.

Kita ambil contoh saja, banyak kalangan remaja khususnya perempuan menggunakan tiktok untuk membuat video berjoget ria, yang bahkan dalam islam hal tersebut sebaiknya dihindari. serta pada kebanyakan Video yang dibuat, banyak yang menampilkan  aurat dan bentuk tubuhnya.padahal sekecil apapun itu tetap dilarang. sehingga yang demikian itu dapat menimbulkan fitnah dan juga hawa nafsu.

Dan zinanya mata adalah dengan memandang. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,

إن اللهَ كتب على ابنِ آدمَ حظَّه من الزنا، أدرك ذلك لا محالةَ ، فزنا العينِ النظرُ، وزنا اللسانِ المنطقُ، والنفسُ تتمنى وتشتهي، والفرجُ يصدقُ ذلك كلَّه أو يكذبُه

“sesungguhnya Allah telah menakdirkan bahwa pada setiap anak Adam memiliki bagian dari perbuatan zina yang pasti terjadi dan tidak mungkin dihindari. Zinanya mata adalah penglihatan, zinanya lisan adalah ucapan, sedangkan nafsu (zina hati) adalah berkeinginan dan berangan-angan, dan kemaluanlah yang membenarkan atau mengingkarinya” (HR. Al-Bukhari 6243).

Dengan demikian kita memohon untuk penghilangan Syarat pembuatan video tiktok untuk Pesona taaruf dan Pekan Taaruf demi menjauhkan kita dari dampak negatif yang dapat ditimbulkan.