Hak perlindungan konsumen dan kejelasan pada Sritex PT Sri Rejeki Isman

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Di masa sulit ini tentu banyak pihak yang mencari usaha baru dengan menjual masker, seperti PT sri rezeki isman dengan produk sritex maskernya. Menjual masker tentu tidak ada masalah karena ini juga membantu menanggulangi penyebaran virus covid-19, yang menjadi permasalahan adalah tidak ada nya kejelasan ataupun komunikasi kepada konsumen setelah dilakukan transfer dan usaha komunikasi yang tidak bisa dilakukan sama sekali ke perusahaan yang merupakan pabrik tekstil dan garmen terbesar di Asia Tenggara ini.

Melalui change.org ini juga, kami bermaksud mendata berapa banyak konsumen yang sudah melakukan transferan tanpa kejelasan dari pihak sritex. Sebagai konsumen kami juga meminta opsi REFUND dari pihak sritex berhubung, pada google form tertera "Pengiriman max 7 - 12 hari (sejak bukti transfer diterima oleh tim kami)." yang tidak dilaksanakan dengan mengacu pada

Undang-undang No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, pada Bab III Bagian Pertama Pasal 4

"hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian, apabila barang dan/atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya"

Lebih memprihatinkan adalah pihak Sritex tetap mengiklankan produknya pada media instagram walaupun pihak sritex masih tidak mampu memenuhi kewajiban nya pada orderan berhari-hari sebelumnya. Ini menunjukan bahwa pihak sritex mementingkan penerimaan uang dari konsumen dahulu di atas lain nya.

Dengan ini kami meminta pihak Sritex untuk memberikan dan meningkatkankan pelayanan kepada konsumen anda tanpa memanfaatkan momentum ini hanya semata mata untuk profit.