TUNTUTAN KEBIJAKAN MAHASISWA PROFESI NERS XXIII SELAMA MASA PANDEMI COVID-19

TUNTUTAN KEBIJAKAN MAHASISWA PROFESI NERS XXIII SELAMA MASA PANDEMI COVID-19

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


TUNTUTAN KEBIJAKAN MAHASISWA PROFESI NERS XXIII

 SELAMA MASA PANDEMI COVID-19

 

Wabah pandemi covid-19 atau dikenal dengan istilah coronavirus telah banyak membawa perubahan dalam dunia. Sampai saat ini, dengan adanya Pandemi Covid-19 berefek pada aktivitas perkuliahan dan pemenuhan target praktek klinik mahasiswa yang dimana itu adalah hak Mahasiswa profesi Ners Stikes Nani Hasanuddin Makassar.

Dunia pendidikan kemudian terpaksa mengubah cara belajar berbasis perjumpaan tatap muka dan praktik klinik  menjadi pembelajaran daring. Transformasi digital secara terpaksa ini adalah cara yang paling aman untuk memutus penyebaran wabah akibat virus corona, bahkan telah memutuskan mata rantai peningkatan sumber daya manusia (SDM) di wilayah Akademika Stikes Nani Hasanuddin Makassar

Sebelum adanya pandemi covid-19 di indonesia, Mahasiswa profesi Ners Angkatan XXIII Stikes Nani Hasanuddin Makassar telah  melaksanakan kewajiban dengan membayar Uang Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) Semester 1 sebesar  Rp. 10.747.500

Melalui surat keputusan Kemendikbud No. 3 tahun 2020 tentang standar nasional pendidikan tinggi. Kebijakan perguruan tingggi melalui surat edaran No. 949/STIKESNH/BAU/III/2020 tentang kesiapsiagaan pencegahan penyebaran  infeksi Covid-19 di lingkungan Stikes Nani Hasanuddin Makassar, maka pihak kampus  menghimbau  kepada tenaga pendidikan dan mahasiswa Stikes Nani Hasanuddin Makassar tetap menjalankan aktivitas perkuliahan dan  praktik klinik dengan metode kuliah daring atau kuliah online. Melihat kebijakan ini kurang efektif dan  target praktek klinik Semester  1  yang tidak terlalu maksimal pelaksanaannya karena pandemi covid-19. Bahkan dalam pelaksanaan Kuliah Daring pun dari pihak kampus tidak menyediakan kuota internet gratis bagi Mahasiswa.

Dalam undang-undang keterbukaan informasi publik No. 14 tahun 2008 pasal (2) ayat (1) mengatakan bahwa setiap informasi publik bersifat terbuka dan dapat di akses oleh setiap pengguna informasi publik. Seharusnya Stikes Nani Hasanuddin Makassar dapat memberikan informasi secara publik termasuk transparansi perincian penggunaan keuangan yang termuat dalam laporan tahunan kampus

Berdasarkan keputusan disahkannya Kermendikbud  No. 25 Tahun 2020 tentang penyesuaian biaya operasional pendidikan tinggi terhadap pandemi covid-19 yang berlaku untuk seluruh perguruan Tinggi Negri di bawah Kemendikbud . dengan keputusan ini pihak kampus mestinya harus memberikan dispensasi atau pengurangan pembayaran spp kepada mahasiswa aktif untuk semester selanjutnya. Harapan kami pihak kampus harus mempertimbangkan kondisi pandemi saat ini, ketidakjelasan sistem belajar dan pencapaian target Semester 2 dalam kondisi Pandemi covid -19  dan melihat kembali bahwa dari pihak orang tua mahasiswa masih banyak yang menjalankan pekerjaan fisik yang terdampak juga dengan pandemi covid-19 pada pendapatan mereka

Jika hal tersebut tidak diindakan, maka kami mahasiswa profesi ners XXIII akan tetap mempresur masalah ini

.

 

Makassar, 18 Juli 2020