Fun Run For Tigers "Aksi Kampanye Peduli Satwa dan Lingkungan"

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Berdasarkan Pasal 4 Undang-undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya berbunyi

“Konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya merupakan tanggung jawab dan kewajiban Pemerintah serta masyarakat.”

Belum lama ini telah menggaung dengan keras bahwa kondisi satwa di Indonesia sedang sangat tidak baik-baik saja. Padahal satwa sendiri dapat mandiri tanpa bantuan manusia untuk dapat hidup dengan nyaman di habitatnya. Namun, beberapa oknum memandang satwa sebagai nilai ekonomis yang tinggi serta beberapa menjadikan satwa (re:perburuan) sebagai mata pancaharian yang menggiurkan. Sebab keuntungan yang diperoleh lumayan tinggi dan cukup instan. Seperti misalnya dilansir dari jpnn.com bahwa kulit harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) dapat mencapai nilai Rp 60 juta. Selain itu, dilansir juga oleh Voainonesia.com yang bersumber dari Union for Conservation of Nature  bahwa Harimau Sumatera diperkirakan hanya tersisa 400 hingan 500 ekor yang ada di hutan.

Indonesia yang telah kehilangan harimau jawa dan harimau bali harusnya lebih menjaga dengan baik satwa harimau sumatera yang masih tersisa. Akankah kita akan menghadiahi anak cucu dengan sebuah penyesalan dimana harimau sumatera yang endemik Indonesia hanya hidup dalam sebuah cerita. Cukup dikenang lewat dokumentasi tanpa bukti nyata.

Diawali dari keprihatinan ini Fakultas Kehutanan UGM meluncurkan sebuah petisi mengenai “Jogja Peduli Satwa” untuk mendorong masyarakat Jogja lebih mengenal dekat dan peduli terhadap keberadaan satwa. Dalam petisi ini mengandung beberapa poin mengenai :

1. Mengajak masyarakat Indonesia dan Jogja pada khususnya untuk berperan serta dalam mendukung kelestarian satwa.

2. Mendorong pemerintah untuk menindak tegas terhadap kegiatan yang mengancam kelestarian satwa.

3. Mendukung segala upaya konservasi satwa di Indonesia.

Kemenangan petisi ini akan sampai dengan mendesak peninjauan kembali Undang-undang menyangkut konservasi satwa oleh pihak terkait dan penindakan tegas pelaku kejahatan pada satwa. Kedua, meminta semua elemen masyarakat yang peduli satwa menggencarkan dan mengecam aksi perburuan satwa di media sosial serta mengkampanyekan peduli satwa lewat media sosial dengan hashtag.

#BersamaLindungiSatwa

 

Sumber gambar : http://jambi.tribunnews.com/2015/02/24/korem-pajang-offset-harimau-polhut-dan-bksda-jambi-lempar-lemparan

 



Hari ini: Forestweek mengandalkanmu

Forestweek Fakultas Kehutanan UGM membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Warga Yogyakarta: Fun Run For Tigers "Aksi Kampanye Peduli Satwa dan Lingkungan"". Bergabunglah dengan Forestweek dan 5 pendukung lainnya hari ini.