Dukung Ketua RT Menjabat Lebih dari 2 Periode

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Pada tanggal 19 April 2020 Warga RT 04 RW 07 Perumahan Pondok Timur Indah 2 Kelurahan Mustika sari Kecamatan Mustika jaya kota bekasi ditengah masa Pandemi Covid 19 telah melakukan pemilihan Ketua RT secara online guna menghindari kerumunan dan mengikuti  PSBB. Dengan hasil Pemilihan, terpilih secara sah Ketua RT04 periode 2020-2023 yaitu Bp.Sugeng Ketua RT yg sudah 2 periode menjabat dengan mendapat dukungan seluruh Warga RT 04 dan dihadiri Ketua RW 07 dan Wakil kelurahan saat penetapan Hasil Pemilihan.

Tetapi masalah terjadi beberapa hari setelah pemilihan pada saat Berita Acara Hasil Pemilihan Ketua RT 04 diserahkan kepada ketua RW 07 oleh Panitia Pemilihan untuk ditandatangani, Ketua RW tidak bersedia menandatangani Berita Acara Hasil Pemilihan dengan Alasan bahwa Ketua RT yg menjabat 2 periode tidak bisa dipilih kembali menjadi Ketua RT sesuai Perda Kota Bekasi no 5 tahun 2015 pasal 28 ayat 1 dan menyarankan untuk pemilihan ulang. Hal ini sangat mencederai rasa keadilan  dan melanggar hak asasi manusia untuk dipilih dan memilih karena :

1. Pengurus RW 07 pun saat itu ada yg rangkap jabatan, ini juga melanggar Perda kota Bekasi no 5 pasal 15 ayat 3 & 4.

2. Pemilihan secara Online Ketua RT04 RW 07 telah dilaksanakan sesuai mekanisme pemilihan dan mendapat dukungan seluruh Warga RT 04 dan dihadiri Ketua RW dan wakil dari Kelurahan. 

3. Jabatan Ketua RT bukan jabatan politis seharusnya tidak dibatasi. 

4. Ketua RT terpilih menyatakan bersedia untuk menjabat periode selanjutnya.

Panitia Pemilihan juga sudah melakukan diskusi dengan Lurah Mustika sari tetapi tetap Berita Acara Hasil Pemilihan belum bisa ditandatangani dan disahkan oleh Lurah dengan alasan prosedural karena ketua RW 07 belum tanda tangan.

Dinamika yg terjadi pada pemilihan Ketua RT seperti tidak adanya warga yg mau dicalonkan dan mencalonkan diri bisa terjadi di manapun, ada ketua RT yg baru satu periode menjabat tidak bersedia dipilih kembali juga bisa terjadi, ada juga Ketua RT yang sudah menjabat 2 periode masih bersedia dipilih kembali, hal ini lumrah terjadi di manapun, masalah terjadi ketika tidak ada satupun warga yg mau dicalonkan menjadi ketua RT. Pemilihan Ketua RT adalah perwujudan musyawarah mufakat dan hak warga dalam menentukan pemimpin dilingkungannya. Oleh sebab itu hendaknya Pengurus RW bisa melihat ini sebagai bagian dari demokrasi dan aspirasi warga bukan sekedar kaku terhadap aturan sehingga lebih bijaksana dan fleksibel melihat situasi dan kondisi yang terjadi di lingkungan / warga RT dan semoga pemerintah daerah bisa merevisi Pasal 28 ayat 1 Perda kota Bekasi no 5 tahun 2015.

Terima Kasih.