Jangan Larang Ojek Online di Kota Probolinggo

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.000.


Bapak dan Ibu Pemerintah Kota Probolinggo dan juga Bapak-Bapak yang mau jadi walikota, kemarin kami lihat di Facebook ada video yang meminta ojek online untuk tidak lagi memasang aplikasi ojek online. Kami juga baca di koran ada perwali yang melarang ojek online beroperasi di kota probolinggo yang kita cintai ini.

https://www.jawapos.com/radarbromo/read/2018/03/09/55661/perwali-ojek-online-disosialisasikan-begini-respons-mitra-go-jek

Sedih.... kami melihat kemunduran seperti ini terjadi di Kota Probolinggo. Kemarin, didengung dengungkan Probolinggo ingin menjadi smart city. Tapi, kalau transportasi online dilarang, mana pernah Probolinggo bisa jadi smart city. Jangan tutup perubahan yang baik, yang membantu masyarakat hanya untuk segelintir kepentingan pihak tertentu saja.

Bapak dan Ibu Pemerintah Kota Probolinggo dan juga Bapak-Bapak Calon Walikota, keberadaan transportasi online yang sudah hadir hampir setahun di kota yang kita cintai ini, memiliki banyak manfaat yang harus dihargai dan didorong supaya lebih banyak orang yang bisa merasakan.

Pembukaan lapangan kerja: Bapak dan ibu sekalian banyak saudara-saudara kita yang terbantu punya pekerjaan sebagai ojek online. Mereka tidak hanya nganterin orang tetapi juga pesan makanan, kirim barang dan belanja. Opo bedane mereka karo sopir angkot yang demo kemarin? Ndak ada bapak dan ibu, mereka juga punya hak punya penghidupan yang layak dan bekerja dengan halal.

Membantu masyarakat: Bapak dan Ibu, kalo malem masyarakat sampeyan laper atau perlu ke RS siapa yang nganter? Ya Mas-Mas ojek online ini lah. Yang bantuin jemput anak-anak dari SD atau SMP? Ya mas-mas ojek online ini lah. Jangan anggap kalo masyarakat probolinggo tak terbantu. Banyak Pak ...bu.... manfaat yang dirasakan masyarakat.

Jualan makanan tambah rame: Bapak dan Ibu, sampeyan sadar kah kalo bukan mas-mas ojek online karo masyarakat sajaa yang terbantu, para penjual makanan seperti Bu Lelly, Pentol SMP 2 dan usaha kuliner lainnya juga terbantu. Pasar'e bisa lebih luas. Mereka gak perlu punya armada seperti KFC tapi bisa dianter kemana pelanggan berada. Ini kan ya berarti, pajak daerah dari usaha makanan kan bisa bertambah.

Bapak dan Ibu Pemerintah Kota Probolinggo dan juga Bapak-Bapak Calon Walikota, sikapi ojek online dengan adil. Perwali No. 116 tahun 2017 bukan solusi.
Kalo Bapak dan Ibu nanya saya, supir angkot dikemanakan? Lek jareku, yo gabung ae karo online supir angkote, ojo gelem diperes pengusaha.

Podo golek duite ojok saling sikat rek... #SalamSatuAspal



Hari ini: Ayu mengandalkanmu

Ayu Kurniawati membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Walikota Probolinggo: Jangan Larang Ojek Online di Kota Probolinggo". Bergabunglah dengan Ayu dan 876 pendukung lainnya hari ini.