Isolasi covid 19 beserta diadakannya perkuliahan online

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


MARAKNYA VIRUS COVID-19 DI INDONESIA  DAN DIBERLANGSUNGKANNYA PERKULIAHAN ONLINE

Indonesia kini berada dalam kesiap-siagaan berperang melawan Covid-19, hingga hari ini jumlah angka positif Covid-19 sebanyak 369, jumlah kesembuhan dari Covid-19 sebanyak 17, sedangkan yang berada pada angka kematian sebanyak 32 atau 8,4% jelas tidak berbanding lurus dengan angka kesembuhan dan juga jika semuanya tidak cepat ditangani maka jumlah positif dan angka kematian bukan hal yang tidak mungkin akan terus bertambah.

Ditengah-tengah semua orang berperang melawan covid-19 disitu pula lahir perkuliahan online baik secara teori maupun praktikum, Ada beberapa Mahasiswa yang tidak memiliki telepon genggam berbasis Android maupun IOS ada pula yang tidak memiliki paket data internet, lalu beberapa mengeluhkan jaringan yang terkadang eror, dan juga kapasitas RAM telepon genggam yang kurang memadai akibat banyaknya aplikasi yang digunakan pada perkuliahan online ini dan beberapa tugas menjadi rancau hingga tak karuan. Selanjutnya Mahasiswa mengeluhkan beberapa tugas terutama tugas praktik "Apakah tidak susah mata kuliah praktik yang harus diteorikan akibat tidak bertatap muka ?" / " salah satu mahasiswa kembali mengangkat bicara, tugas praktik bahannya kami cari dari luar rumah, sedangkan kami ditegaskan untuk mengisolasi diri sampai keadaan betul-betul kondusif,ungkapnya salah seorang mahasiswa". Disisi lain pula selain merasa diberatkan dengan sistem yang ada juga mahasiswa mengeluarkan biaya yang lebih, seperti membeli paket data internet, dan juga uang kost maupun kontrakan bertambah akibat 70% dari pada penghuni kost ataupun kontrakan membutuhkan daya yang lebih untuk melaksanakan perkuliahan online berjam-jam agar kiranya dapat berjalan dengan lancar.

Guna menjaga sistem imun hingga kekebalan tubuh dari serangan virus jahat dan meminimalisir wabah Covid-19 agar kiranya para petinggi Universitas dapat mengedepankan aspirasi dari para mahasiswa, ada banyak kendala dalam keadaan siaga-1 seperti sekarang ini yang terjadi ditanah moyang kita tercinta dalam memerangi virus covid-19, maka dari itu kami menghimbau agar tugas praktik yang bahan maupun alat dicari dan dibeli dari luar rumah untuk sementara waktu ditiadakan.

Mahasiswa berprospek lebih kepada pihak petinggi Universitas agar sekiranya mencari atau menginovasi jalan keluar pada permasalahan mahasiswa. Kami sebagai mahasiswa sah-sah saja perihal diadakannya perkuliahan online namun kami juga mengharapkan sistem-sistem yang berangsur-angsur hingga hari ini kiranya dapat ditoleransikan kembali untuk menjadi bahan acuan para petinggi Universitas, sebab bukan hanya satu hingga dua orang yang berada dalam dunia perkuliahan.