Tolak pengisi acara Ramadhan yang menyebarkan benci, bukannya kedamaian

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Ramadhan merupakan masa2 beribadah yang paling dinanti oleh umat Muslim di seluruh dunia. Di Indonesia, kaum muslim menyambut Ramadhan dengan penuh sukacita, dan menjadikan kegiatan ibadah sebagai salah satu kegiatan utama di bukan tersebut.

Mendengarkan/menonton ceramah agama di TV merupakan salah satu kegiatan ibadah yang akan dilakukan sebagian besar umat muslim, tentu saja karena kemudahan aksesnya yang bisa diterima oleh hampir seluruh masyarakat.

Saat ini, tidak semua orang yang dikatakan ulama/ustad, dapat mengambil sikap hanya mengajarkan kedamaian, dan ajaran agama pada saat berceramah. Beberapa ustad disinyalir melakukan kegiatan politik, atau bahkan menyebar benci pada pemerintahan ataupun kebencian pada penganut agama lain.

Salah satu contoh : Ustad Sony Maher, dalam status facebooknya yang telah dihapus menyatakan bahwa dalam kejadian kerusuhan MAKO, polisi adalah monyet berseragam bencong dan teroris adalah mujahhid. Informasi menyatakan bahwa ustad ini akan mengisi acara ramadhan di trans7. 

Dalam status2 FBnya juga terlihat jelas posisi beliau dalam kasus ormas yang sudah dinyatakan terlarang : HTI.
Ustad ini pernah bermasalah sebelumnya, sehingga nyata bahwa kejadian penghinaan kepada aparat serta penyebaran benci seperti ini, bukan sesuatu yang hanya ketidaksengajaan. Jangan sampai diberi panggung!

http://www.tribunnews.com/nasional/2017/10/30/ustaz-maheer-at-thuwailibi-akhirnya-minta-maaf-ini-katanya-soal-monyet-monyet-berseragam-cokelat

Dengan ini kami menyatakan :

1. Menolak adanya penceramah2 yang menyebarkan kebencian, baik kepada negara, pemerintah maupun aparat negara dalam ceramahnya di media publik manapun. Petisi ini bukan hanya mengenai satu orang penceramah saja, namun hanya memberikan satu contoh nyata yang ada.

2. Meminta Trans7 untuk mengganti ustad Sony Maher dengan ustad yang lebih baik, dan HANYA mengajarkan ilmu agama dan kedamaian, saat berceramah

3. Meminta Pemerintah dalam hal ini Menteri Agama dan Presiden, untuk turun tangan, melakukan screening dan pengawasan terhadap penceramah agama, terutama yang melalui media besar.

Ramadhan adalah saatnya beribadah, saatnya menebar kedamaian, jangan sampai justru menjadi saat sebaran kebencian lebih meluas dibandingkan sebaran kedamaian.

 

 



Hari ini: Rina mengandalkanmu

Rina Tiarawaty membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Tolak pengisi acara Ramadhan yang menyebarkan benci, bukannya kedamaian". Bergabunglah dengan Rina dan 58 pendukung lainnya hari ini.