Petition update

Saat Utusan Istana Bawa Pesan Omnibus Law ke PBNU dan MUI

Arifsyah M Nasution
Banda Aceh, Indonesia

Oct 19, 2020 — 

Dear Ibu/Bapak dan teman-teman Pejuang Demokrasi Indonesia,

Langkah istana berupaya mengendalikan dan menenangkan berbagai gelombang penolakan terhadap Omnibus Law Cipta Kerja (OLCK) menarik perhatian kita bersama.

Seperti diberitakan oleh CNN Indonesia, akhir pekan lalu, tepatnya di Minggu 18 Oktober 2020, Mensesneg Pratikno atas titah Presiden Jokowi, mengunjungi kediaman Ketua Umum PBNU Said Aqil Siraj dan Wakil Ketua Umum MUI Muhyiddin Junaidi.

Maksud kedatangan Mensesneg Pratikno adalah mengkomunikasikan naskah UU Ciptaker. Naskah yang dibawa merupakan draf yang diterima Jokowi dari DPR pada (14/10) lalu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini.

Sementara istana berupaya mengendalikan dan menenangkan berbagai gelombang penolakan terhadap Omnibus Law Cipta Kerja (OLCK), kita mengetahui, upaya tersebut tidak menghentikan perlawanan gerakan masyarakat sipil untuk terus melancarkan #MosiTidakPercaya dan mendesak #CabutOmnibusLaw, #BatalkanOmnibusLaw!

Saleum Juang!


Keep fighting for people power!

Politicians and rich CEOs shouldn't make all the decisions. Today we ask you to help keep Change.org free and independent. Our job as a public benefit company is to help petitions like this one fight back and get heard. If everyone who saw this chipped in monthly we'd secure Change.org's future today. Help us hold the powerful to account. Can you spare a minute to become a member today?

I'll power Change with $5 monthlyPayment method

Discussion

Please enter a comment.

We were unable to post your comment. Please try again.