Petition update

Tandai! Sejumlah Aktor Intelektual yang 'Menunggangi' Omnibus Law Cilaka

Arifsyah M Nasution
Banda Aceh, Indonesia

Oct 10, 2020 — 

Ibu/Bapak dan teman-teman pejuang Demokrasi Indonesia.

Di hari yang sama (9 Oktober 2020) ketika Jokowi menyampaikan klarifikasinya yang tidak berdasar dan semakin terbantahkan, Koalisi masyarakat sipil #BersihkanIndonesia secara telak juga membeberkan sejumlah nama aktor intelektual yang patut diduga memiliki konflik kepentingan serta menunggangi penyusunan dan pengesahan Omnibus Law Cilaka.

Ada 12 nama kali ini dalam sorotan. Siapa saja mereka?

“Terdapat 12 aktor intelektual yang tersebar dan memiliki peran serta fungsi berbeda di Satgas dan Panja DPR UU Cilaka. 12 orang itu, antara lain Airlangga Hartarto, Rosan Roeslani, Pandu Patria Sjahrir, Puan Maharani, Arteria Dahlan, Benny Sutrisno, Azis Syamsudin, Erwin Aksa, Raden Pardede, M Arsjad Rasjid, Bobby Gafur Umar, dan Lamhot Sinaga,” ungkap Merah Johansyah, Juru Bicara #BersihkanIndonesia dari JATAM.

Detailnya bisa langsung aja baca dan periksa di sini!

Selamat berakhir pekan Indonesia, terus gemakan #MosiTidakPercaya!

Saleum Juang!


Keep fighting for people power!

Politicians and rich CEOs shouldn't make all the decisions. Today we ask you to help keep Change.org free and independent. Our job as a public benefit company is to help petitions like this one fight back and get heard. If everyone who saw this chipped in monthly we'd secure Change.org's future today. Help us hold the powerful to account. Can you spare a minute to become a member today?

I'll power Change with $5 monthlyPayment method

Discussion

Please enter a comment.

We were unable to post your comment. Please try again.