Petition update

Masih Misteri, Lantas Klarifikasi dari Jokowi Berdasar Apa?

Arifsyah M Nasution
Banda Aceh, Indonesia

Oct 9, 2020 — 

Ibu/Bapak dan teman-teman pejuang Demokrasi Indonesia.

Tok tapi aneh! Sudah sah, tapi jadi misteri.

Itu yang terjadi pada draft Final (R)UU Cilaka yang disahkan DPR RI pada Senin, 5 Oktober 2020 lalu.

Penelusuran sejumlah media seperti KompasTirtoCNBC Indonesia dan Tribunnews menguak berbagai realita bobrok dan buruknya cara-cara legislasi yang dijalankan oleh DPR RI.

Bahkan ada anggota yang mengaku tidak menerima atau tidak memegang draft final saat pengesahan paripurna. Jadi yang disahkan itu apa?

Lantas, klarifikasi dari Presiden Jokowi per hari ini Jumat (sore), 9 Oktober 2020 juga berdasar apa? Apakah Jokowi sudah menerima draft paling FINAL dan paling TERKINI secara resmi dari DPR RI?

Yang juga paling esensial, apakah Jokowi sudah membaca draft paling FINAL dan paling TERKINI secara utuh?

Klarifikasi Jokowi pun jelas tidak utuh.

Klarifikasi dan klaim dari Jokowi serta protokol komunikasi 'narasi tunggal' (yang menjadi strategi pemerintah bisa dilihat di sini) hanya lah bentuk-bentuk propaganda menutupi kegagalan pemerintah dan DPR RI dalam memberikan informasi yang valid, benar dan secara terbuka kepada masyarakat terkait penyusunan dan pengesahan UU Cilaka itu.

Baik klarifikasi dari Jokowi dan 'narasi tunggal', keduanya saya anggap jauh dari menggambarkan bagaimana isi, struktur, substansi dan konsekuensi final dari UU Cilaka tersebut.

Menyoal "narasi tunggal" itu, ulasan terkait dari Tirto ini juga sangat menarik untuk dibaca untuk 'mencerdasi' bagaimana pola-pola pemerintah rezim oligarki bekerja saat ini dalam upaya 'menguasai' narasi dan opini publik.

Menarik dan telak sekali! Bahkan pernyataan Jokowi 'dibantah' dan 'ditantang' kembali oleh perwakilan buruh dan mahasiswa, agar Jokowi untuk lebih berani buka-bukaan menyoal substansi dan pasal per pasal.

Saya bantu sederhanakan supaya lebih pedas dan tegas: Jangan sampai Pemerintah hoaks teriak hoaks!

Saya juga sudah melayangkan sejumlah pertanyaan kepada Presiden [Oligarki] Jokowi untuk dapat ditanggapi dalam menyoal klarifikasi beliau itu berdasar apa?

Makin terkuak, sangat terang dan benderang, pembahasan dan pengesahan UU Cilaka ini dipaksakan, kacau dan amburadul.

Lantas DPR RI dan Presiden Jokowi sebenarnya sedang bekerja dan melayani siapa? Atau sedang ditunggangi atau menunggangi siapa?

"Kebenaran tidak padam oleh kegelapan". Mari terus bergerak Indonesia, suarakan #MosiTidakPercaya!

Saleum Juang!


Keep fighting for people power!

Politicians and rich CEOs shouldn't make all the decisions. Today we ask you to help keep Change.org free and independent. Our job as a public benefit company is to help petitions like this one fight back and get heard. If everyone who saw this chipped in monthly we'd secure Change.org's future today. Help us hold the powerful to account. Can you spare a minute to become a member today?

I'll power Change with $5 monthlyPayment method

Discussion

Please enter a comment.

We were unable to post your comment. Please try again.