Mr. President, TOLAK INTERVENSI ASING ATAS PENEGAKAN HUKUM INDONESIA (kasus Ahok)

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Kasus hukum yang menimpa saudara Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok dalam kasus penistaan Agama Islam telah berlangsung begitu lama dan dramatis. Puncaknya, hakim PN Jakarta Utara telah menyatakan yang bersangkutan terbukti bersalah dan harus dihukum penjara selama 2 tahun.

Vonis terhadap Ahok ini ternyata menyita cukup banyak perhatian internasional. Parlemen Belanda sudah mendesak Menlu Belanda untuk mengintervensi kasus hukum ini sehingga Ahok bisa dibebaskan. Bahkan PBB secara terang-terangan menuntut pemerintah Indonesia untuk mencabut UU tentang penodaan agama agar Ahok bebas dari segala tuntutan hukum. Dan nampaknya, desakan internasional ini akan terus berlanjut di hari-hari yang akan datang.

Sebagai warga negara yang berdaulat, saya tidak akan tinggal diam bila intervensi asing itu benar-benar diikuti oleh Pemerintah Indonesia atau paling tidak dijadikan pertimbangan oleh Hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta pada proses banding. Oleh karenanya, saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk MENOLAK INTERVENSI ASING itu terhadap penegakan hukum di Indonesia. Saya juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendesak pemerintah RI dibawah komando Presiden Joko Widodo, MPR-DPR RI, dan Mahkamah Agung agar MENOLAK DIINTERVENSI oleh pihak asing manapun.

Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia Raya adalah bangsa besar yang berdaulat, bangsa yang tidak rela diatur-atur oleh asing, bangsa yang beradab dan menjunjung tinggi Hukum dan Hak Asasi Manusia yang universal, bukan HAM yang sesuai kepentingan asing.

Mari tanda tangani petisi ini untuk memberi dukungan kepada Pemerintah RI dalam menolak segala bentuk intervensi asing itu. NKRI harga mati, Indonesia Berdaulat tanpa intervensi.

NB: mari kita kibarkan 100 juta bendera merah putih sebagai bentuk dukungan terhadap kedaulatan RI, menolak intervensi asing, dan mengawal penegakan hukum yang adil tanpa tebang pilih di republik ini. (Gerakan 100 juta kibaran bendera ini berbasis sosial media, kumpulkan massa, kibarkan bendera merah putih, ambil foto dan video, lalu kirimkan hasilnya ke akun sosial media masing-masing).

 

Muhammad Nurjihadi, S.P., M.Si.

Warga Negara Indonesia yang tidak rela bangsanya diintervensi asing.



Hari ini: Muhammad mengandalkanmu

Muhammad Nurjihadi membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "TOLAK INTERVENSI ASING DALAM PENEGAKAN HUKUM KASUS AHOK". Bergabunglah dengan Muhammad dan 11 pendukung lainnya hari ini.