Petisi ditutup

Tolak 'Full UKT' Mahasiswa UNY Non Bidikmisi Pasca Semester 8 ( S-1) dan Semester 6 (D-3)

Petisi ini mencapai 609 pendukung


Hidup Mahasiswa.... 

UNY Tolak 'Full UKT'!!! 

Selasa (25/07/2017) telah dilaksanakan audiensi antara perwakilan BEM KM UNY yang diwakili oleh M. Yudi Setya K. (Wakil Ketua BEM KM UNY) dengan rektor dan wakil rektor II UNY.

Adapun hasil dari audiensi tersebut, yakni sebagai berikut:
1. Mahasiswa UNY yang dicabut hak sebagai penerima bidikmisi, membayar Rp. 500.000/semester (UKT Golongan I) dari sebelumnya sebesar Rp. 1.000.000/semester (UKT Golongan II)


2. Mahasiswa Non Bidikmisi tetap membayar full sesuai UKT normal. Bagi yang sudah ujian skripsi akan dikenakan biaya 50% dari UKT normal.


3. Rektor dan Wakil Rektor II akan membuka kembali atau memperpanjang waktu pembayaran apabila memang diperlukan.


4. Untuk keberlanjutan informasi ini dan mendengarkan aspirasi serta keluhan mahasiswa, akan diadakan audiensi terbuka bersama rektor beserta jajarannya pada hari Selasa, 1 Agustus 2017.


Berdasarkan hasil audiensi di atas, pihak rektorat telah menerima aspirasi Mahasiswa Bidkimisi UNY. Sedangkan aspirasi Mahasiswa UKT Non Bidikmisi belum diterima.


Padahal, hasil survei online yang diinisiasi oleh Departemen Karispol BEM KM UNY diperoleh data, bahwa dari total responden berjumlah 838 mahasiswa, 640 di antarnya merupakan Mahasiswa UKT Non Bidikmisi jenjang S-1 (2013) dan D-3 (2014 & 2013). Sebesar 96.1% dari 640 mahasiswa tersebut tidak setuju dengan kebijakan sebagaimana tertuang dalam Ketentuan Pembayaran Biaya Pendidikan/UKT Semster Gasal 2017/2018. Sebesar 73,4% mereka menyarankan rektor UNY untuk mengkaji ulang kebijakan tersebut dan memperpanjang waktu pembayaran UKT Sedangkan 25,5 % dengan tegas menolak kebijakan tersebut serta sisanya yakni hanya 1,1 % mahasisswa yang menginginkan kebijakan tersebut tetap dipertahankan.

Di lain sisi, berdasarkan kajian Departemen Karispol BEM KM UNY, kebijakan Wakil Rektor II UNY di atas sangat tidak tepat, terutama karena hingga saat ini belum ada kejelasan yang dapat diterima publik mahasiswa (baca kajian terkait Polemik UKT UNY di: https://drive.google/file/d/0B0KrT8sDYM2Kbk1SNUtaN2haz28 ). 

Oleh karena itu, tanpa mengurungai rasa syukur, BEM KM UNY mengeluarkan maklumat kepada seluruh mahasiswa UNY, yaitu:
1. Mengharapkan mahasiswa Bidikmisi UNY membayar besaran UKT sesuai nominal yang telah disepakati di atas, yakni hanya Rp. 500.000/semster.

2. Mengharapkan mahasiswa non Bidikimisi yang masih merasa kebertatan dengan kebijakan rektor dapat menunda terlebih dahulu pembayaran UKT, hingga ada keputusan bersama antara rektor dan mahasiswa pada audiensi ke-2.

3. Mengharapkan kehadiran seluruh mahasiswa UNY, terutama bagi yang merasa keberatan dengan kebijakan dan/atau keputusan di atas pada audiensi ke-2 yang merupakan Audiensi Terbuka bersama Rektor dan Jajarannya pada hari Selasa, 01 Agustus 2017 (waktu dan tempat pelaksanaan akan diinformasukan lebih lanjut).

4. Agar semakin kuat argumen penolakan terhadap kebijakan di atas, kami mengajak seluruh elemen mahasiswa untuk memberi paraf petisi online: Tolak ‘Full UKT’ Bagi Mahasiswa Non Bidikmisi Pasca Semester 8 (S-1) dan 6 (D-3) ini!

 

Ramaikan tagar # UNYTolakFullUKT

Slogan kita tetap sama: berjuang hingga tuntas! 

Panjang umur perjuangan! 

Hidup Mahasiswa.... 

 

Yogyakarta, 26 Juli 2017 

BEM KM UNY 2017 

#UNYTolakFullUKT 



Hari ini: BEM KM UNY mengandalkanmu

BEM KM UNY 2017 membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Tolak 'Full UKT' Mahasiswa UNY Non Bidikmisi Pasca Semester 8 ( S-1) dan Semester 6 (D-3)". Bergabunglah dengan BEM KM UNY dan 608 pendukung lainnya hari ini.