6 tahun kami belum dapat bayaran. Tuntaskan kasus hak ABK!

0 telah menandatangani. Mari kita ke 7.500.


Nama saya Dewa. Di tahun 2014, saya bekerja sebagai ABK di Kapal Taiwan melalui PT Dinda Bahari Makmur. 

Kontrak kerja saya dua tahun. Di awal kami bekerja, semua berjalan mulus. Saya dan 73  kawan lainnya mendapatkan gaji dan bisa menghidupi keluarga kami. 

Tapi semua tiba-tiba berubah. PT pengirim kami mengatakan mereka tidak bisa menggaji karena tidak ada money changer di daerah kami singgah, dan pembayaran akan dilakukan ketika kapal kami sampai di pelabuhan berikutnya. Namun bayaran tersebut tak kunjung datang.

Kami pun sampai dan singgah di Cape Town, Afrika Selatan. Kami menunggu gaji kami sampai tiga minggu, namun, oleh pemerintah setempat, dan kami dituduh mencuri ikan. Ternyata, izin kapal kami sudah habis. PT pengirim juga kabur, meninggalkan kami sendiri di negara asing, tanpa membayar gaji dan memberikan kompensasi lainnya.

Kedutaan Indonesia setempat berhasil memulangkan kami ke Indonesia. Sesampainya di tanah air, didampingi oleh serikat buruh migran, kami berusaha menyelesaikan masalah kami lewat jalur hukum.

Dari 74 ABK, hampir semua telah mendapatkan hak bayaran mereka, kecuali saya dan 14 kawan ABK saya dari PT Dinda Bahari Makmur. 

Kasusnya katanya sedang diusut polisi, dan kami hanya perlu menunggu sidang. Tapi, sidang itu tidak pernah datang.

6 tahun berlalu, dan sidang itu tidak pernah terjadi. Dua bulan yang lalu, kami coba tanyakan kembali ke Polda Metro Jaya. Ternyata, semua polisi yang bertugas menjalankan penyidikan sudah diganti, dan seluruh proses harus diulang dari awal. 

Oleh karena itu, saya buat petisi ini, supaya kali ini kasus saya dan kawan - kawan ABK dapat benar-benar diusut sampai tuntas, dan kami bisa mendapatkan apa yang menjadi hak kami. 

Beberapa kawan saya mengalami gangguan psikologis, bahkan ada yang harus berpisah dengan keluarganya karena masalah ini. Mereka sudah hendak menyerah, tapi saya belum. 

Sudah terlalu lama kasus kami terombang-ambing ombak ketidakjelasan. Ini saatnya kasus kami diselesaikan. Bantu dukung dan sebarkan petisi ini, ya.


Dewa

ABK PT Dinda Bahari Makmur