Tegakkan Keadilan

Tegakkan Keadilan

Dimulai
2 Juni 2022
Tanda tangan: 10Tujuan Berikutnya: 25
Dukung sekarang

Alasan pentingnya petisi ini

Dimulai oleh Lalu Umar Zaenadi

Kasus pembegalan di Flyover Summarecon Bekasi, Jawa Barat, pada 2018. Yang bikin heboh bukan kronologi kejadian ini melainkan proses hukum terhadap korban, Mohammad Irfan Bahri.

Ceritanya usai nongkrong bersama sepupunya di alun-alun kota Bekasi, Irfan dicegat dua pria bermotor di jembatan layang. Telepon genggamnya dirampas, bahu Irfan dicelurit sampai berdarah-darah. Pantang menyerah begitu saja, remaja berusia 19 tahun ini melawan. Dalma kondisi terluka ia merebut celurit kemudian balik menyerang hingga nyawa pelaku melayang. Namun, sialnya Irfan justru ditetapkan sebagai tersangka. 

Lalu pada kasus ini, apakah hukum sudah ditegakkan dengan tepat? Apakah membela diri merupakan suatu tindakan ilegal? Seharusnya pemerintah menaruh perhatian besar pada hal ini, bahwa tindakan membela diri merupakan suatu hal yang harus dilakukan jika berada dalam kondisi darurat, atau nyawanya terancam. Tindakan membela diri tidak bisa dijadikan alasan untuk membuat seseorang tersebut menjadi tersangka. Haruskah kita pasrah barang berharga kita diambil oleh pembegal? atau kita pasrah jika ingin dibunuh? Karena, kita tidak mau menjadi tersangka jika melawan. Lalu apakah kita lari saja? Jika kita terkepung atau tersudut bagaimana? Dan jika tidak ada pilihan lain selain melawan harus apa? Apa kita harus ikhlas menyerahkan nyawa?

Menurut saya ini tidak adil. Seharusnya Irfan tidak dijadikan tersangka. Saya meminta hukum yang adil. Jika ada lagi kasus seperti ini, jangan jadikan sosok lain seperti Irfan nantinya dijadikan tersangka dan dinyatakan bersalah.

Bagi yang sependapat dengan saya, tolong tanda tangani petisi ini, untuk meminta penegakan hukum yang benar-benar adil.

#TEGAKKAN HUKUM YANG ADIL

# HILANGKAN KETIDAKADILAN

 

 

 

 

Dukung sekarang
Tanda tangan: 10Tujuan Berikutnya: 25
Dukung sekarang