Pernyataan & Tuntuan org tua siswa SGS School berkaitan dgn pembayaran SPP (dampak corona)

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Mengingat :

1. Tidak adanya kegiatan sekolah mulai 16maret s/d virus corona berakhir.

2. Keputusan pemerintah untuk merumahkan siswa dan belajar online (tidak sesuai jam sekolah)

3. Kondisi ekonomi yg tidak jelas seperti ini, dimana banyak kerugian yg sudah terjadi di berbagai aspek.

4. Banyak yg tida bisa bekerja (phk, agent property, pemilik resto, dll), gaji juga dipotong hingga 40% karena masa pandemi ini (WFH)

Menimbang :

1. Kami semua dalam masa sulit, dimana pendapatan tidak seperti biasanya. Bahkan kami bertanggung jawab untuk kelangsungan hidup di keluarga masing2. 

2. Kami berharap pihak sekolah turut bersimpati dalam hal perekonomian yg tidak menentu dalam masa pandemi ini.

3. Kondisi gedung yg tidak beroperasi penuh di masa sekolah online ini, kami yakin ada penurunan biaya operasional, seperti Field trip batal, listrik, air, telpon, hand sanitiser, detol untuk pel, dll. Dilain pihak kami mendapatkan kenaikan biaya hidup, baham makanan naik, listrik, waktu untuk mengerjakan tugas sekolah (anak tidak bisa les), tagihan internet dan dan biaya lainnya. 

Menuntut :

Keringan uang SPP yg dibayarkan selama masa corona ini.

Sampai dengan terlaksananya permintaan / tuntutan kami. Maka kami tidak membayar uang SPP ke virtual account sekolah SGS sampai adanya kebijakan yang adil dan merata bagi kita semua.

Demikian petisi yg kami buat untuk kebaikan bersama orangtua, guru dan staff sekolah Surabaya Grammer School. 

Terima kasih atas perhatiannya

God bless u �