#TETAPKITOPACAK!

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Assalamualaikum Warahmatullahiwabarakatuh..
Salam Olahraga, Jayalah Sriwijaya FC!

Dalam beberapa hari ini, dunia media sosial di kalangan klub Sriwijaya FC sedikit ‘ramai’ memperbincangkan mengenai pergantian Slogan. Dimana, Slogan Kebanggaan kita semua yaitu Kito Pacak yang digagas oleh Manajemen di era kepemimpinan Bapak Dodi Reza Alex Noerdin, berganti menjadi ‘Pacak Nian’ di era sekarang. Tentu, hal tersebut menimbulkan banyaknya pro-kontra, ada yang setuju, ada juga yang tidak setuju. Sebagai perbandingan, bisa dibilang 95% suporter/fans/media menolak hal itu. Sebenarnya bukan tanpa alasan, jargon/slogan Kito Pacak sendiri sudah dikenal di kalangan sepakbola Indonesia, apalagi dengan Jargon/slogan tersebut Sriwijaya FC sempat mampu menjuarai turnamen ‘bergengsi’ Piala Gubernur Kaltim.

PSM Makassar, mereka dikenal dengan jargon Ewako PSM, Persebaya dikenal dengan jargon Wani, Arema FC dikenal dengan jargon Salam Satu Jiwa, Borneo FC dikenal dengan Jargon Manyala, SRIWIJAYA FC? MEREKA DIKENAL DENGAN JARGON KITO PACAK, BUKAN PACAK NIAN!

Maka dari itu, kami dari kalangan Media Independen Sriwijaya FC dengan keras MENOLAK pergantian jargon Kito Pacak menjadi Pacak Nian, ada banyak alasan kami untuk menolak hal tersebut ; jargon lama sudah dikenal, suporter bisa bersatu karena Kito Pacak, sudah punya anthem dengan judul Kito Pacak, serta YANG PALING UTAMA ADALAH MAKNA DAN ARTI DARI KITO PACAK SANGATLAH DALAM DAN MENYENTUH HATI. Sementara Pacak Nian? Setau kami sih, Pacak Nian adalah kalimat candaan/olokan ketika sedang nongkrong.

Setelah berdiskusi, kami tidak bisa tinggal diam terhadap perubahan jargon ini, kami berfikir ; KAMI HARUS BERTINDAK. Maka dari itu, kami akan membuat sebuah petisi di sebuah website untuk MENOLAK KERAS PERUBAHAN SLOGAN ini. Kami memohon bantuan kepada para fans untuk menandatangani petisi tersebut.