Tanah Adalah hidup kami

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


      Masyarakat Adat hidup dalam ketidak pastian. diharapkan mampu menjamin, menjaga (melindungi), dan memberikan kepastian hukum terhadap hak-hak rakyat atas Sumber daya alam,terkususnya tanah, tetapi harapan tersebut hanya sebatas harapan.sampai saat ini tidak juga hak-hak rakyat atas SDA terjamin dan terlindungi.        Malah perampasan tanah dengan pembagunan dan pertumbuhan atau peningkatan ekonomi makin marak terjadi.Berbagai UU yang kemudian di lahirkan, yang berkaitan dengan SDA,bukan menyempurnakan UUPA,malah semakin jauh dari UUPA.Tahun  UU Agraria Nomor 5/1960 UUPA di lahirkan.Semakin erat bergandengan tangan dengan pengusaha atau modal melahirkan kebijakan yg bertujuan melindungi atau mengamankan kepentingan modal.

       Bagi petani dan masyarakat adat, tanah dan SDA lainnya memiliki arti dan fungsi yang sangat penting dalam hidupnya.Sehingga para elit yg mengaku dan menganggap dirinya kaum terdidik ini pun dengan seenaknya merampas tanah,SDA sudah sejak lama menjadi bagian dari hidup petani dan masyarakat adat.

      Adapun ulasan ini saya tuliskan Supaya Pemerinta/DPR  lebih memerhatikan rakyat-rakyatnya dan melaksanakan sila sila pada pancasila.Dan harus lebih melihat ke manusiaannya bukan ke industrinya.

    Bagi kita orang yang beradat,suku dan Bertakwa  Kepada Tuhan Meyakini bahwa tanah merupakan identitas,dan tanah adalah hidup kita.dalam artian kita berasal dari tanah dan hidup di atas tanah dan ketikamati juga akan kembali ketanah.Karena itu merampas tanah dan SDA mereka sama  saja dengan merampas asal usul,sumber hidup dan ke hidupan mereka.

#Tolak Tambang Kususnya yang berada di Kab.Dairi

#Tolak BODAT

#Jayalah Bangsaku

#NKRI Harga Mati