Petition Closed

Pemerintah Provinsi Aceh mengurangi luasan kawasan hutan menjadi 46 persen dari luas wilayah provinsi dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Aceh yang baru. Sebelumnya, luas kawasan hutan Aceh masih 68 persen dari luas wilayah 5,73 juta hektar.

”Tim perumus ada kecenderungan mengurangi luas kawasan hutan. Dasarnya saat ini ada wilayah yang sudah dikelola masyarakat, termasuk jadi permukiman,” kata Wakil Ketua DPR Aceh Amir Helmi, Selasa (15/1). Pada draf RTRW baru, luas permukiman dan budidaya ditetapkan 54 persen, sisanya yang 46 persen kawasan hutan. (Sumber : Kompas)

Pengurangan kawasan luas hutan ini sangat bertentangan dengan isu konservasi hutan di Aceh, mengingat kawasan hutan Aceh merupakan salah aset penting untuk penyerapan karbon / emisi yang ada di dunia. jika pemerintah beralasan pengurangan kawasan hutan adalah ini sebagai upaya untuk menata ruang pemukiman masyarakat yang lebih baik, ini akan sangat mengancam kawasan hutan yang tertinggal. mengapa ? karena konflik yang terjadi di kawasan hutan baik manusia dan satwa itu di karenakan akibat penggunaan lahan yang berpindah dan illegal logging.
seharusnya pemerintah lebih mempertimbangkan kasus yang telah ada dan tidak menambah kasus baru di konservasi hutan aceh, misalkan menghentikan secara khusus penebangan liar di kawasan hutan lindung, menghentikan pembukaan lahan di kawasan hutan secara illegal, isu pertambangan di kawasan hutan lindung dan menyusutkan pembukaan penanaman sawit yang sudah terlalu tinggi saat ini. ini lebih baik dari pada mengurangi kawasan hutan Aceh yang sudah sangat terancam.

Petisi ini di buat atas dasar isi hati saya sebagai masyarakat Aceh yang sangat ingin mempertahankan kawasan hutan untuk kesejahteraan semua. dan saya sangat berharap Pemerintah Aceh mengurungkan niat untuk mengurangi kawasan hutan yang merupakan Paru Paru Dunia saat ini.

Mohon dukungan teman teman untuk petisi ini. Terima Kasih.

Best, Danurfan.

Letter to
Gubernur ACEH, Zaini Abdullah PEMERINTAH PROVINSI ACEH
STOP !! Pengurangan Kawasan Hutan Aceh.

Hentikan dan tindak secara hukum semua oknum yang melakukan illegal logging.

Uteun Ta jaga, Rakyat Aceh Makmue Beusare
(hutan kita jaga, Rakyat Aceh makmur bersama)