Berikan kami keringanan pembayaran UKT (uang kuliah tunggal)

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Berikan kami keringanan pembayaran UKT (uang kuliah tunggal).

Kiwari ini kita sedang dihadapkan dengan suatu peristiwa pandemi global Covid-19 yang banyak menelan korban, bahkan korban jiwa. Secara otomatis keadaan di bebagai sektor pun terdampak oleh imbasnya. Terlebih dengan adanya kebijakan social distancing yang dihimbaukan pemerintah membuat sektor ekonomi ikut melemah. Terlebih ekonomi kelas bawah seperti petani, buruh, dan pedagang yang sulit untuk memenuhi kebutuhan diperparah dengan makin sempitnya mata pencaharian dan harga produk pertanian yang terus melemah.

Demikian pun yang terjadi pada kami selaku Mahasiswa dari keluarga kelas menengah ke bawah yang kian hari terus bergelut dengan keadaan yang makin gamang ini. Orangtua kami yang kesulitan mencari penghasilan tambahan, uang kuliah yang terasa kian membebani serta kebutuhan untuk pemenuhan kuota internet guna terlaksananya kuliah berbasis online yang mesti kami tempuh.

Hingga petisi ini dibuat keadaan semakin genting dikarenakan telah adanya seorang warga Garut yang ditetapkan positif covid 19 dan menyebabkan kepanikan hingga beberapa pasar harus ditutup. Hal ini menambah keadaan makin sulit.

Maka dari itu kami selaku Mahasiswa STAI AL-MUSADDADIYAH Garut memohon kepada pihak lembaga agar memberikan keringanan dalam pembayaran UKT (Uang Kuliah Tunggal), dan mengingat hampir satu minggu lagi kami menghadapi Ujian Tengah Semester (UTS).
Dan adapun tuntutan yang kami ajukan antara lain :
1. Penundaan pembayaran Ujian Tengah Semester ditangguhkan sampai selesainya masalah pandemi global covid-19 di Indonesia
2. Peringanan pembayaran biaya Uang Kuliah Tunggal sampai waktu yang telah ditentukan.

Dengan adanya penekanan dari pihak kampus ini, mental serta psikis kami terasa makin terbebani yang mana hal ini dapat berdampak pada menurunnya kekuatan imun tubuh. Di samping kami harus dapat menjaga diri agar terhindar dari paparan virus Corona atau covid 19 ini kami juga harus menguatkan keadaan psikis kami yang dituntut untuk melunasi pembayaran terhadap kampus dengan keadaan yang serba sulit ini. Bahkan beberapa diantara kami ada yang sempat berfikiran untuk tidak melanjutkan perkuliahan dan terpaksa menanggalkan segala cita citanya.

Dengan terbuka kami memohon bantuan kepada setiap pihak terkait yang memiliki kebijakan untuk membantu memberikan keringanan terhadap keadaan kami saat ini. Kami harap setiap pihak yang memiliki kebijakan da kekuasaan atas hal tersebut, terkhusus pemangku kebijakan di lembaga STAI ALMUSADDADIYAH GARUT dapat memberikan keringanan dan memandang kami dengan pandangan kemanusiaan. Di sini kami bukan hanya puluhan, tapi ratusan anak yang merasakan beban ini.

Jika kata kata tak bisa menyentuh hati kalian, mesti dengan air mata mana lagi kami mengetuk nurani kalian.

Semoga kami masih anda pandang sebagai manusia.


Salam !!