KAMI TOLAK KENAIKAN PREMI BPJS

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Assalamualaikum, Halo semua. Salam kenal, saya Agustiawan ketua dari Perkumpulan Health Education and Promotion Program.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Premi BPJS Kesehatan akan naik dua kali lipat pada Bulan Januari 2019. Kenaikan premi BPJS ini disebabkan oleh beberapa hal, seperti: Defisit BPJS yang terjadi dalam beberapa tahun belakangan, kurang disiplinnya peserta dalam membayar premi, dan dua atau tiga alasan lainnya.

Hal ini seolah-olah menunjukkan pemerintah lepas tangan dan kembali membebankan masyakarat. 

Pertanyaannya:

1. Ketika BPJS Kesehatan masih mengalami defisit setelah menaikkan preminya nanti di tahun 2020, apakah BPJS Kesehatan dan Pemerintah akan menaikkan premi BPJS kesehatan lagi? BPJS Kesehatan harusnya evaluasi diri dulu sebelum mau menaikan premi.

2. Apakah masyarakat akan mendapatkan pelayanan yang lebih baik dalan hal obat-obatan dan fasilitas yang ditanggung oleh BPJS?

3. Bagaimanakah nasib kami tenaga kesehatan setelah BPJS Kesehatan baik? Apakah kapitasi akan naik? kesejahteraan bidan dan perawat juga akan lebih baik?

4. Jika salah satu alasannya adalah karena kurang disiplinnya peserta membayar premi, apakah harus mengorbankan kami yang rajin bayar premi dengan menaikkan premi BPJS 2 kali lipat?

Maka dari itu, ayo kita tolak kenaikan BPJS Kesehatan dan mendukung pemerintah serta BPJS kesehatan melakukan evaluasi dalam hal sistem penagihan, kerjasama dengan pihak swasta, menaikkan APBN di bidang kesehatan dan memanfaatkan desentralisasi di bidang kesehatan.

Kita yakin BPJS Kesehatan dan Pemerintah punya banyak pakar untuk menyelesaikan masalah ini tanpa membebankan masyarakat.

Untuk Referensi:

https://www.youtube.com/watch?v=CNIh5YYWOZs&t=1054s

https://www.kompasiana.com/agustiawan45669/5ded4df7097f3601986a55f2/bpjs-jangan-naik

_____________________________________________

Terimakasih banyak

Agustiawan

(@agustiawan28)