Keep Sentul City Green - Designate Land For A Park

0 have signed. Let’s get to 5,000!


English | Bahasa Indonesia

Sentul City, Indonesia markets itself as a gateway to nature. Set in the foothills of Gunung Gede, Gunung Pangrango and Gunung Salak, this emerald gem boasts fields, rivers, lush forests, and wildlife; things rarely experienced only kilometers away in Bogor or South Jakarta. 

However, recent developments in Sentul City, particularly the construction of the Aeon Mall complex and towers, has led to the destruction of large sections of land. Ultimately, with little restraint or fore thought, Sentul City will become the opposite of what it is marketed to be. Already, a number of hectares have been carved from the very forests that drew the city's current inhabitants.

We are asking the city to set aside land for the purpose of non-commercialized recreational park use. We are recommending the use of the hill area across from Giant. It is imperative that this land be dedicated forever as a park for the people regardless of how much a company is willing to pay for it. It's also imperative that the land not be used for commercial purposes as the Sentul Nirwana lake has become which has been completely consumed by restaurants and local businesses. 

Please, operators of Sentul City, stop this damage to our beautiful green environment and prove you're invested in the brand and appeal of our natural surroundings. Don't turn this into another green-less city suburb. 

___________________________________________________________________

Sentul City, Indonesia memasarkan diri sebagai pintu gerbang menuju alam. Terletak di kaki Gunung Gede, Gunung Pangrango dan Gunung Salak, permata zamrud ini menawarkan ladang, sungai, hutan lebat, dan satwa liar; hal-hal yang jarang dialami hanya beberapa kilometer jauhnya di Bogor atau Jakarta Selatan. 

Namun, perkembangan terbaru di Sentul City telah menyebabkan kehancuran sebagian besar lahan. Pada akhirnya, dengan sedikit pengekangan ataupun pemikiran kedepan, Sentul City akan menjadi kebalikan dari apa yang dipasarkan. Sejumlah hektar pun telah diukir dari hutan yang awalnya menarik perhatian penduduk kota saat ini.

Kami meminta kota untuk menyisihkan lahan untuk tujuan penggunaan taman rekreasi non-komersial. Kami merekomendasikan penggunaan area bukit di seberang Giant. Sangat penting bahwa tanah ini didedikasikan selamanya sebagai taman bagi orang-orang tanpa menghiraukan seberapa banyak perusahaan bersedia membayar untuk itu. Juga penting bahwa tanah tersebut tidak digunakan untuk tujuan komersial karena danau Sentul Nirwana telah menjadi yang telah sepenuhnya dikonsumsi oleh restoran dan bisnis lokal.

Tolong, operator Sentul City, hentikan kerusakan ini pada lingkungan hijau kami yang indah dan buktikan Anda berinvestasi dalam merek dan daya tarik lingkungan alam kita. Jangan ubah kota ini menjadi daerah pinggiran kota yang tidak ramah pada lingkungan.



Today: SPH Sentul GINDO is counting on you

SPH Sentul GINDO needs your help with “Sentul City Wants a Proper Park”. Join SPH Sentul GINDO and 3,234 supporters today.