Respiratori Saddam Al-Jihad mundur dari jabatan Ketum PB HMI.

0 telah menandatangani. Mari kita ke 500.


Sejak tahun 1947, HMI hadir di negeri ini sebagai bagian perjuangan terdepan menegakkan nilai-nilai ketauhidan serta keislaman yang terlihat dalam segenap tingkah dan perilaku kadernya di kehidupan sehari-hari. Organisasi HMI juga menjunjung tinggi AD/ART yang menjadi kesepakatan berkumpul, tunduk, dan patuh pada aturan yang berlaku dan telah disepakati bersama.

Pada prinsipnya kesadaran seorang kader untuk menjaga gerak langkahnya untuk tidak bertentangan dengan AD/ART merupakan kesadaran ilahiah karena akan equivalen dengan kesadaran seorang mukmin untuk menjaga dirinya agar tidak bertentangan dengan Al Quran dan Al Hadist. Kesadaran konstitusional seperti demikianlah yang mampu dicerminkan oleh setiap kader HMI.

Namun tindakakan amoral sdr. Respiratori Saddam Al Jihad Ketua Umum PB HMI dengan beberapa korban, baik dari pihak eksternal maupun internal, menghancurkan marwah organisasi dan mencoreng nama baik keluarga besar HMI. Sampai saat ini, tidak ada penjelasan dari Respiratori Saddam Al Jihad atas tindakan amoral tersebut. Hal itu bertentangan dengan pasal 3, 4, dan 5 AD HMI serta pasal 6 (ayat 1 dan 3), dan pasal 20 (ayat 4) ART HMI.

Ditambah lagi terjadinya reshuffle kepengurusan PB HMI, dimana Respiratori Saddam Al Jihad mengangkat unsur pimpinan Sekretaris Jenderal yang sudah masuk dalam kepengurusan MN KAHMI dan Perempuan SOKSI, dalam hal ini menjabat sebagai anggota departemen Kajian Amerika dan Eropa, bertentangan dengan pasal 4 (ayat 5 dan 6) dan pasal 9 ART HMI.

Beberapa hal di atas menampar keras keluarga besar Himpunan kita ini. Semangat dan perjuangan para kanda, yunda, dan kita semua (kader HMI) harus di nodai oleh pemimpin tertinggi yang seharusnya mampu mengejawantahkan kesadaran berorganisasi secara ideal.

Oleh karenanya kami menyampaikan MOSI TIDAK PERCAYA kami kepada Sdr. Respiratori Sadddam Al Jihad selaku Ketua Umum PB HMI, dan menyerahkan kepada MPK PB HMI sebagai mana pasal 14 AD HMI serta pasal 41, 42, dan 43 ART HMI, untuk menjatuhkannya dari jabatan ketua umum sesuai pasal 20 (ayat 11) dan /atau memecatnya sesuai dengan pasal 9 (ayat 1 dan 2) sebagai anggota biasa HMI sekaligus mengembalikan kepengurusan kepada SK sebelumnya dengan Nomor: ISTIMEWA/KPTS/K/08/1439 karena mengandung kecacatan di dalamnya.

Kami juga menghimbau kepada seluruh kader HMI se Indonesia dan Luar Negeri, khususnya pada instansi Badan Koordinasi, Cabang, Koordinator Komisariat, serta Komisariat untuk serius menyoroti masalah-masalah prinsip seperti dalam poin-poin diatas juga menyampaikan MOSI TIDAK PERCAYA kepada yang bersangkutan dan ditujukan ke MPK HMI.

Setujukah Anda jika Respiratori Saddam Al-Jihad mundur dari Ketua Umum PB HMI? Jika setuju, tanda tangani petisi ini. 



Hari ini: Suara Kader HMI mengandalkanmu

Suara Kader HMI membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Seluruh Kader HMI se-Indonesia: Respiratori Saddam Al-Jihad mundur dari jabatan Ketum PB HMI.". Bergabunglah dengan Suara Kader HMI dan 230 pendukung lainnya hari ini.