Saya ingin semua orang yang secara aktif menjarah di Palu & Donggala ditindak secara hukum

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Kondisi bencana dan kekurangan makanan akibat gempa dan tsunami di Palu memang sangat menyedihkan. Sekalipun demikian, bukan berarti membenarkan tindakan penjarahan. Pemerintah melalui menteri dalam negeri bapak Tjohjo Kumolo sebagaimana dikutip di berbagai sumber berita mengatakan untuk para korban mengambil dahulu barang makanan yang dibutuhkan dan kemudian diinventariskan oleh pihak pengusaha yang barangnya diambil agar diganti pemerintah. Akan tetapi tidak ada anjuran untuk menjarah, bahkan mengambil barang-barang elektronik dan barang berharga. Terlebih menjarah bahan makanan yang akan dikirim untuk masyarakat di daerah lain yang mengalami bencana. Karena itu, sebagai warga negara Indonesia yang mengakui bahwa Indonesia adalah negara hukum dan masyarakat indonesia adalah masyarakat bermoral dengan landasan Ketuhanan, maka saya menuntut adanya penyelesaian secara hukum dan menangkap pihak-pihak yang memanfaatkan kondisi bencana ini untuk menjarah dan mengambil secara paksa tanpa ada aturan yang jelas. Saya menuntut pemerintah bertanggungjawab sebagai penyelenggara negara untuk mengatur dan menertibkan warga. Ketiga, saya juga menuntut adanya pengembalian hak kepada pihak-pihak yang dirugikan akibat penjarahan tersebut.

Hal ini saya rasa penting sebagai bagian dari pendidikan mental masyarakat indonesia. Sebab tindakan penjarahan yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu justru telah merugikan sebagian besar masyarakat yang menderita kelaparan juga akibat bencana.



Hari ini: Doula mengandalkanmu

Doula Alep membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Saya ingin semua orang yang secara aktif menjarah di Palu & Donggala ditindak secara hukum". Bergabunglah dengan Doula dan 8 pendukung lainnya hari ini.