Blokir Gaming Online Demi Masa Depan Penerus Bangsa

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Bangsa yang berhasil adalah bangsa yang dapat menyiapkan generasi muda yang cerdas, kritis dan berfikir visioner untuk menjadi penerus pemimpin di masa depan. Hari ini kita mendapati kenyataan yang meresahkan orangtua, saya dan mungkin juga orangtua lain. Ribuan dan bahkan jutaan pemuda Indonesia tersita waktunya akibat maraknya game online dan sebagian telah kecanduan.

Suatu godaan yang pada saat tidak kita dapati saat dulu kita di usia remaja menjadikan orangtua jaman sekarang kurang waspada begitu besar dampak negatifnya. Hal negatifnya adalah kenyataan hari ini gadget membius dan meracuni otak generasi muda kita. Gaming online telah sangat mengakar di dalam pikiran anak remaja.

Sialnya, game online sebagai sebuah olahraga resmi termasuk di Indonesia. Iklan berhadiah milyaran, anak usia sekolah dan rekan kerja pun banyak kecanduan gaming online.

Bapak Ibu diseluruh Indonesia mungkin telah merasakan bagaimana sulitnya memutus rantai ketergantungan anak terhadap gaming online, mungkin orangtua kurang maksimal dalam mengontrol penggunaan gadget anak kita. Kita semua memiliki tanggungjawab untuk memperbaiki anak kita, kita harus bersatu dan pemerintah harus mendukung dengan cara mengambil tindakan tepat.

Untuk berhasil menyelamatkan generasi penerus, kita kita butuh pemerintah untuk melakukan aksi nyata untuk menyelamatkan produktifitas dan kreatifitas generasi muda. Agar jargon "SDM unggul, Indonesia Maju" bukan hanya sekedar jargon semata.

Ribuan atau  bahkan jutaaan kecanduan, puluhan atau mungkin ratusan remaja kita kita mengalami gangguan jiwa akibat kecanduan game online. WHO telah menyatakan kecanduan gaming online sebagai "gangguan mental". MUI juga telah mengharamkan game online. Lantas tunggu apa lagi??

Mari dukung petisi ini untuk Menteri Kominfo memblokir gaming online pada jam-jam tertentu seperti jam belajar anak dan jam kerja. Demi masa depan bangsa. Pemerintah berhak dan wajib lindungi aset masa depan bangsa yang paling berharga yaitu Sumber Daya Manusia.