KEMENKEU GAGAP, MATIKAN RAKYAT !

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.500.


Rokok termasuk penyebab kematian terbanyak di Indonesia. Pemerintah dan secara khususnya Kementerian Keuangan (Kemenkeu) cenderung abai dan tutup mata terhadap masalah ini. Kementerian Keuangan sebagai pihak yang berwenang dalam menentukan naiknya cukai rokok dinilai gagap dalam meneken regulasi ini sehingga kematian akibat rokok terus berulang di bawah pengawasan pemerintah. Hal ini seharusnya dapat diatasi dengan regulasi cukai rokok yang sesuai dengan anjuran WHO, yakni 70 persen dari harga jual eceran. Namun, pada faktanya cukai rokok di Indonesia masih berada di kisaran 38 persen dari harga jual eceran. 

Perbedaan persentase cukai yang amat besar ini memperlihatkan betapa pemerintah dan Kemenkeu melakukan pembiaran terhadap kematian rakyat Indonesia akibat rokok. Maka dari itu, kami mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia 2018, menuntut kenaikan cukai rokok setidak-tidaknya 57 persen pada tahun 2019 dan Kementerian Keuangan menyikapi hal ini dengan tegas.



Hari ini: SINERGI mengandalkanmu

SINERGI 2018 membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Rokok Harus Mahal : KEMENKEU GAGAP, MATIKAN RAKYAT !". Bergabunglah dengan SINERGI dan 1.427 pendukung lainnya hari ini.