Bantu Dana operasi otak Siswa yang mengalami korban penganiayaan Geng Motor Ezto

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Inilah kondisi anak saya Rico Lumbanraja,pelajar SMA St.Thomas 3.Medan,Kelas 10IPA2.Terpaksa Operasi Otak dan tangan,dan saat ini dirawat di RS Royal Prima,masih koma 10hari,akibat Kebrutalan dan kesadisan sekelompok Geng berjumlah lebih 30 Sepeda motor berboncengan yang menyerang satu rumah temannya ber Marga Purba di Jl.Pembangunan 5.Tg.Gusta Medan tgl 24 maret 2019.pukul 00.30Wib.Saat ini sudah ditangani Polsek Medan Helvetia.Setelah keluar Surat Lapor Polisi,Pihak RS Royal Prima menolak tidak berlaku Askes /Bpjs nya utk Perawatan medis,karena Surat Lapor Polisi,menyebutkan Pidana Penganiayaan secara bersamasama .Saya konsultasi ke Bpjs ttg masalah ini,kata nya harus ke LPSK di Jakarta.Di LPSK jawaban mereka yang ditangani adalah PIDANA PRIORITAS,a.l.P
elanggaran HAAM Berat,Terorisme dan Perdagangan orang.Sebagai WNI,saya dan mungkin ASN lainnya resah dgn kradaan ini.seperti saling lempar tanggung jawab BPJS dan LPSK.Akhirnya sekarang Anak saya di rawat Umum di RS ,dgn biaya Ratusan juta.Saya Pasti tdk sanggup bayar sebagai ASN GURU.Mohon Perhatian dan dukungan Pemerhati dan Sahabat saya semua ttg Regulasi Lembaga ini.Kepada yth Bapak Kepolisian RI c,q Polsek Medan Helvetia agar mengusut tuntas kasus ini supaya tidak timbul korban-korban Rico yang lain.Keberadaan Geng Motor ini sungguh sudah meresahkan orang tua dan Pendidik di Medan Sumut ini.Yth Wakil Rakyat di DPRD,DPR RI.mohon di pastikan masalah Askes/Bpjs dan LPSK.Kepada semua sahabat FB Saya dimana pun berada mohon dukungan Doanya utk Kesembuhan anak saya ini.An.Keluarga saya haturkan Terimakasih.Sem
oga para pemangku kepentingan di Negara ini mendengar suara hati rakyat korban ke tidak adilan.