MAHASISWA ISM MENUNTUT!

0 telah menandatangani. Mari kita ke 500.


HIDUP MAHASISWA!!!!

Seperti diketahui, untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19), ISM menerapkan kuliah daring sejak Maret 2020. Dalam pelaksanaanya terdapat banyak keluhan dari mahasiswa, Oleh karena itu kami mahasiswa menuntut perhatian dan kompensasi dari pihak kampus.
Pada kesempatan ini hendak mengajukan pernyataan terbuka terkait tuntutan terhadap buruknya birokrasi pengelolaan dana pendidikan oleh institusi kampus yang tidak transparan dan minim akuntabilitas.
Kami mahasiswa/I merasa dirugikan secara materil oleh pihak kampus seiring adanya skema pembayaran uang kuliah melalui system transfer.
Berikutnya adanya struktur organisasi ism yang baru dan ini mencederai kami selaku mahasiswa sebagai jantung kampus ism. Penyusunan ini kami anggap cacat hukum tanpa pernah melibatkan kami selaku mahasiswa dalam memberikan pertimbangan dan saran dari kami selaku mahasiswa.
Melalui petisi ini, kami mahasiswa/i menyampaikan sikap tegas menolak aturan tersebut.

Adapun tuntutan kami (Mahasiswa) adalah:

1. Meminta kejelasan legal formal tentang regulasi (SOP) pelaksanaan kuliah online yang jelas terkait sistem kuliah daring.
2. Meminta kejelasan dan konsistensi serta kejujuran akan transparansinya anggaran yang berdampak bagi kepentingan mahasiswa

3. Meminta kejelasan dan konsistensi serta kejujuran transparansi uang parkir dan uang kemahasiswaan

4.Meminta kejelasan dan konsistensi Penggunaan E-learning yang sesuai dengan anjuran Kementerian Pendidikan dan kebudayaan.
5.Memberikan subsidi internet kepada seluruh mahasiswa aktif ISM semester genap tahun akademik 2019/2020.

6.Meminta kejelasan dan konsistensi serta kejujuran adanya kebijakan mengenai pembayaran SPP/UKT dari pihak kampus kepada mahasiswa aktif tanpa terkecuali.

7.Libatkan partisipasi mahasiswa dalam pembentukan kebijakan kampus terutama berkaitan dengan struktur organisasi pimpinan ism yang kamipun tidak tahu siapa saja orangnya dan meminta kejelasan sampai sejauh mana perkembangan kampus untuk menjadi untara. Kami malu dan bingung karena brosur yang ada di kampus mengatakan akan menjadi universitas dan kami mahasiswa tidak pernah ada dialog dengan Pimpinan kampus ism untuk mengtahui perkembangannya sudah sejauh mana., termasuk dasar hukum tertulis dari pihak DIKTI yang memang memperkenankan atau memberikan kesempatan bahwa ISM memang layak untuk menjadi sebuah Univesritas nantinya. Maka kami meminta dasar hukum dan persetujuan dari DIKTI dapat di perlihatkan kepada kami selaku mahasiswa dan jantungnya kampus ISM

8.Meminta kejelasan dan konsistensi adanya peraturaan pemblokiran akun mahasiswa di e-Campus

9.Meminta kejelasan dan konsistensi serta kejujuran Pihak Kampus untuk memulihkan atau mengaktifkan kembali status para mahasiswa/i di e-Campus (BUKA PEMBLOKIRAN) dan tidak mengambil tindakan-tindakan yang bersifat merugikan.

10.Tidak pernah ada penyampaian visi dan misi dan program kerja secara jelas dan transparan dari Bapak Dr. Bobby Reza, S.Kom., MMdan BapakSri Sukartono Nathadiharja, SE., MM selaku Ketua dan Wakil Ketua ISM kepada kami selaku mahasiswa padahal dengan adanya penyampaian visi dan misi dan program kerja kami dapat mengawal dan melakukan kontrol yang konsturktif sehingga dapat terwujud lembaga kampus yang kredible, berkualitas dan semakin baik sesuai harapan civitas akademika ISM

Tuntutan ini kami dasari atas pertimbangan Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 302/E.E2/KR/2020 tentang Masa Belajar Penyelenggaraan Program Pendidikan
- Undang-undang Dasar 45 pasal 31 ayat 1 setiap warga negara berhak mendapat pendidikan dan ayat 3 pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa,yang diatur dengan undang-undang.
- UU nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. Dalam UU ini penyelenggaraan pendidikan wajib memegang beberapa prinsip , yakni pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai keagamaan, nilai kultural, dan kemajemukan bangsa dengan satu kesatuan yang sistemik dengan sistem terbuka dan multimakna. Selain itu dalam penyelenggaraan juga harus dalam suatu proses pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat dengan memberi keteladanan, membangun kemauan, dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran melalui

mengembangkan budaya membaca, menulis, dan berhitung bagi segenap warga masyarakat memberdayakan semua komponen masyarakat melalui peran serta dalam penyelenggaraan
dan pengendalian mutu layanan pendidikan.

Demikian petisi ini dibuat untuk kemajuan sistem pendidikan yang lebih baik dan bermartabat. Mohon berkenan, partsipasi seluruh mahasiswa/i ISM agar mendukung petisi ini serta bersama-sama memperkuat visi untuk perubahan pendidikan yang lebih baik.
Secara umum, kami menginginkan sebuah sistem administrasi pengelolaan kampus ISM termasuk penggunaan anggaran kampus secara transparan dan dapat di pertanggung jawabkan karena hal ini mempunyai dampak besar kepada mahasiswa maupun civitas akademika ISM.
Kami telah dikorbankan oleh sistem birokrasi dan regulasi yang dijalankan institusi kampus. Dalam rangka menjaga kehormatan dan jati diri kampus, dengan segala hormat, kami mahasiswa/i menginginkan adanya kesamaan pandangan bersama pihak kampus menyelesaikan masalah ini melalui asas kekeluargaan.
Aksi damai dan demonstrasi akan dilakukan kalau pihak kampus tidak merespon keinginan baik dari kami.
Disamping masalah lain seperti pemblokiran mahasiswa dari e-campus sangat lah merugikan dari daftar hadir mahasiswa. Apalagi, dalam waktu dekat akan digelar UAS, sebagian mahasiswa belum mendapat kejelasan dari pihak kampus.
Sebagai kaum intelektual dan akademisi, kami bertindak apabila tidak ada nilai keadilan dalam lingkungan pendidikan. Dengan segala hormat harapan, kami berharap adanya jalan tengah dan solusi terbaik dari rektor dan jajarannya serta pimpinan yayasan.
Kami meminta adanya dialog dari petisi ini kepada Bapak Dr. Bobby Reza, S.Kom., MM dan Bapak Sri Sukartono Nathadiharja, SE., MM dan Mohon petisi ini dapat ditanggapi dengan bijak sehingga terjadi dialog yang saling menghargai satu sama lain. Dan hari dan waktu kami pun siap maka kami membutuhkan jawaban segara dari Bapak Ketua ISM dan Wakil ketua ISM. Atas perhatian dari bapak selaku Pimpinan ISM kami mengucapkan terima kasih.