Pemotongan biaya UKT dan penghapusan biaya praktikum (BPT)

0 telah menandatangani. Mari kita ke 500.


Pernyataan Sikap mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Merdeka Malang
Tentang UKT (Uang Kuliah Tunggal)/BPP dan realisasi BPT(Biaya Praktikum dan Tugas).
Pandemi Covid-19 Corona Virus Disease 2019, dengan sebutan akrab Corona, adalah wabah yang
meluluh lantahkan berbagai sektor, khususnya sektor Ekonomi dan Pendidikan. Mengacu pada data
Kemenkes ada sekitar 2,9 Juta pekerja dirumahkan dan Kena PHK, dan beberapa kebijakan yang
sangat berdampak besar bagi perekonomian nasional tanpa terkecuali. Dalam sektor pendidikan
khususnya di Universitas Merdeka Malang, memberlakukan sistem kuliah dari rumah dengan
memanfaatkan teknologi informasi (online), terhitung mulai dari 16/03/20 surat edaran pertama,
selanjutnya pada 30/03/20 surat edaran ke dua, dengan memperpanjang kuliah dari rumah hingga
02/04/20 sesuai surat edaran Rektor Universitas Merdeka Malang.
Mulai sejak diberlakukannya sistem kuliah online, ada beberapa fakta signifikan yang muncul, mulai
dari kuota internet yang harus selalu terisi sampai mencari kuliatas signal yang memadai setiap
waktunya oleh mahasiswa yang asalnya dari pelosok desa, hingga tugas yang bertubi-tubi tanpa
belas kasih. tanpa keluh kesah kamipun memenuhi segala sesuatunya sampai tertatih-tatih. Kami
sudah cukup lama bersabar menunggu belas kasih dan kebijaksanaan tuan dan puan mulai dari
Realisasi BPT (Biaya Praktikum dan Tugas) yang tak kunjung menemukan kejelasan secara
mekanisme dan pelaksanaan hingga mencapai puncak kesabaran kami menunggu. Tapi saat ini kami
menolak untuk diam. maka dari itu kami Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas
Merdeka Malang mengambil sikap:
1. Menuntut pemotongan UKT dengan berdasar pada beberapa fakta diatas secara khusus, dan
fakta perekonomian nasional secara umum ditengah pandemi Covid-19.
2. Mengecam keras atas ketidak jelasan realisasi dan transparansi alokasi dana BPT.
3. Hapuskan BPT (Biaya Praktikum dan tugas) di Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik.
Demikian , pernyataan sikap ini ditulis dengan sebaik-baiknya atas dasar respon dan kritik kami
selaku Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Merdeka Malang.