Martabat Pendidikan dalam Bahaya, Pengumuman Ganda Menyesatkan

0 telah menandatangani. Mari kita ke 500.


Pengumuman ganda hasil seleksi mandiri Universitas Mataram (Unram) 2018 telah memakan korban calon mahasiswa. Pada Pengumuman pertama (24/7/2018) putra-putri kami dinyatakan lulus pada program studi Pendidikan Dokter, kemudian berubah keesokan harinya (25/7/2018) ke program studi lain tanpa notifikasi apapun. Sejauh ini, data yang dikumpulkan forum wali 19 orang yang dinyatakan lulus di Program Studi Pendidikan Dokter, dialihkan ke jurusan lain bahkan ada yang menjadi tidak lulus. Hal yang sama juga terjadi untuk program studi lain. Data pasti tentang jumlah korban masih simpang siur, menurut pengakuan pihak Unram, yang di fakultas kedokteran ada 41 orang dan di fakultas lain juga terjadi sehingga yang mengalami hal buruk ini sebanyak 707 orang.

Pihak Unram berkelit hal ini sebagai kesalahan teknis, dan bersikukuh bahwa pengumuman hari kedua yang berlaku, tanpa mengindahkan pandangan dan tuntutan orangtua/wali dan calon mahasiswa. Sementara itu, investigasi Ombudsman (27/7/2018) menemukan indikasi maladministrasi.

Kecacatan pengumuman ini benar-benar membunuh cita-cita anak bangsa yang sedang tumbuh, juga telah menginjak martabat pendidikan, dan melukai rasa keadilan. Kini putra-putri kami terkulai dalam tekanan psikologis yang berat, berpacu dengan waktu dalam ketidakpastian, bertaruh tentang masa depan mereka. Lebih dari itu, hal ini menciptakan sikap apatis dan ketidakpercayaan publik kepada lembaga pendidikan – hal yang sangat berbahaya bagi masa depan bangsa.

Di tengah kami menyuarakan tuntutan keadilan dan perlakuan yang fair, pihak Unram malah melempar “umpan” yang naif, berupa jatah 5 kursi untuk Program Studi Pendidikan Dokter dan masing-masing 3 untuk program studi lain, yang akan diperebutkan kembali oleh putra-putri kami yang menjadi korban. Dengan itu mereka dan publik akan menyaksikan anak kami seperti binatang yang berebutan tulang yang dibuang oleh tuannya. Tentu kami, seperti halnya kita semua, tidak mau mengajarkan anak-anak menjadi manusia kerdil dan culas. Lebih naif lagi, pihak Unram juga menantang orangtua untuk perkara ini melalui jalur hukum, suatu jalan keluar yang sungguh tidak arif.

Hanya satu tuntutan putra-putri kami dan kami selaku orangtua/wali calon mahasiswa, yaitu kembalikan hak lulus putra-putri kami sebagaimana pengumuman pertama per tanggal 24 Juli 2018.

Kita semua hendaknya kembali kepada falsafah luhur, siapa berbuat siapa bertanggungjawab. Jangan korbankan putra-putri kami untuk praktik yang naif ini. Jangan pula generasi yang akan datang menanggung beban sejarah buruk ini. Mari kita jaga bersama marwah pendidikan kita.

Forum Orangtua/Wali 24 Juli 2018



Hari ini: FORUM WALI 24 JULI 2018 mengandalkanmu

FORUM WALI 24 JULI 2018 membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Rektor Universitas Mataram: Martabat Pendidikan dalam Bahaya, Pengumuman Ganda Menyesatkan". Bergabunglah dengan FORUM WALI 24 JULI 2018 dan 258 pendukung lainnya hari ini.