Mahasiswa UINSA Menolak Bayar UKT Semester Gasal Tahun Ajaran 2020-2021

Mahasiswa UINSA Menolak Bayar UKT Semester Gasal Tahun Ajaran 2020-2021

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.500.


Melihat dan mengamati kebijakan-kebijakan birokrasi UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya mulai dari besaran persentase pemotongan UKT yang kurang tepat, syarat-syarat yang tidak rasional, format pengajuan pemotongan UKT yang tidak disosialisasikan, pemberian kuota internet yang lambat dan tidak menyeluruh, pelaksanaa KKN yang tidak efektif, pembelajaran masa kuliah semester genap yang tidak diperhatikan, ketidak jelasan program PPL/magang, koordinasi komunikasi informasi dari berbagai pihak birokrat terkait remidial ujian ma’had/intensif yang tidak jelas, alasan kenaikan UKT sejak 2018-2020 yang tidak terpublikasi, masih banyak fasilitas kampus yang kurang memadahi, dan banyak permasalahan lainnya.
Mengamati pula, tindakan-tindakan yang telah dilakukan mahasiwa UINSA yang tidak mendapatkan respon positif oleh pihak birokrasi UINS, seperti aksi demonstrasi sejak tahun 2018 hingga 2019, Serap Aspirasi (Serasi) Mahasiswa UINSA oleh Aliansi SEMA-DEMA, aksi DEMA Universitas, seruan mahasiswa UINSA melalui twitter dan instagram, audiensi Payung Advokasi Mahasiswa (PAM) dan seruan Lingkar Suara Mahasiswa (LSM) UINSA, maka kami mahasiswa UINSA menyatakan sikap: TOLAK BAYAR UKT SEMESTER GASAL TAHUN AJARAN 2020-2021.