Infrastruktur yang Merata untuk Indonesia Maju

0 have signed. Let’s get to 100!


Pembangunan Infrastruktur di Indonesia belum berjalan merata untuk seluruh daerah di Indonesia. Pembangunan Infrastruktur di Indonesia sedang berkembang pesat, bisa dilihat dari pembangunan jalan tol, bendungan dan jembatan. Di era Presiden Jokowi sudah mulai merata pembangunannya dari sabang sampai merauke, mulai dari pembangunan jalan trans sumatera hingga trans papua sudah dibangun untuk memudahkan transportasi.

Tujuan pembangunan yang merata adalah mengurangi biaya logistik, memperkecil kesenjangan ekonomi, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Harga bahan pokok juga bisa turun dengan adanya infrastruktur yang merata, karena hubungan antar kota, antar pulau, dan antar provinsi menjadi lebih baik. Pemerataan infrastruktur bukan hanya membenahi masalah ekonomi saja, tetapi masalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia juga.

Adapun pemberian hak otoritas dari pemerintah dan undang-undang dasar yang dapat membantu stetma ini. Semua pasal yang dicantum dibawah, merupakan pasal dari UUD 1945. Diikuti dengan nomor. Dengan semua pasal ini dicantumkan, dapat diharapkan bahwa semua tujuan ini dapat terwujud, dikarenakan kesenjangan sosial sampai sekarang memang faktanya masih ada. Bahkan, jiwa nasionalisme semakin pudar dan aksi sosial diantara dua golongan masyarakat, yang (mampu) dengan yang (tidak mampu) semakin melemah dan berpotensi untuk memercik api dan mengundang amarah antar masyarakat.

Pasal 27
(1) Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib
menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.
(2) Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.
(3) Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara.
Pasal 33
(4) Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.
Pasal 34
(1)   Fakir miskin dan anak-­anak yang terlantar dipelihara oleh negara.
(2) Negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu
sesuai dengan martabat kemanusiaan.
(3)   Negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak.
(4)   Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur dalam undang-­undang.


Karena hal tersebut, Meratakan semua infrastruktur sangat berguna bagi keperluan masyarakat, terlebih dengan masyarakat yang dapat dimasuki golongan kurang mampu. Jalanan baru yang bagus ataupun gedung-gedung seperti rumah sakit dan gedung yang menyediakan lowongan kerja, dapat memberikan suatu harapan dan membukakan tirai baru bagi masyarakat. Ambilah Rumah Sakit sebagai contoh, guna Rumah sakit adalah untuk menyediakan fasilitas baru untuk orang-orang yang perlu berobat dapat menikmati teknologi terkini tanpa adanya masalah ekonomi. Walaupun memang benar, fasilitas canggih memerlukan biaya yang lebih, tetapi dengan pertimbangan yang rasional, bisa diharapkan bahwa pemerintah dapat membantu masalah tersebut. Disisi lain, untuk pembangunan jalanan, ini yang begitu efektif menurut opini kami. Dikarenakan hasil pembangunan jalanan bagus, satu, dapat menurunkan resiko kecelakaan dan mengurangi pemicu kecelakaan. Kedua, mengurangi adanya perdagangan ilegal yang sangat mengganggu para pengemudi di jalan raya. Ketiga, keseimbangan hak antara dua golongan masyarakat dapat teratasi, aksi sosial semakin terjamin sejahtera.


Konklusi yang dapat diambil dari semua ini adalah, keefektifan infrastruktur yang merata di Indonesia ini terbilang begitu penting. Membangun infrastruktur baru bagi masyarakat yang kurang mampu dapat membuka tirai investasi baru dan mencerminkan keindahan struktur pemerintah baru yang dapat dilihat oleh seluruh masyarakat Indonesia, yang memungkinkan mereka untuk berpikir lebih positif terhadap sistem pemerintahan Indonesia dan semakin optimis akan teknologi canggih yang dapat melahirkan kembali jiwa nasionalis mereka, jiwa kebersamaan, jiwa solidaritas bersama dan demi mewujudkan kesejahteraan bangsa Indonesia.