Hindarkan Infiltrasi Radikalisme Dalam Tubuh TNI dari Sel-Sel Tidur (Dormansi) Khilafah

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


TNI adalah Institusi Pertahanan dan Keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. TNI haruslah memegang teguh Ideologi Pancasila, UUD '45, Independen, Steril dari Ideologi Anti Pancasila, Nasionalis dan Terpercaya. Untuk itu TNI harus benar-benar bisa mengantisipasi segala usaha2 dari kaum Anti Pancasila yg mulai merubah taktik frontalnya dgn Penanaman benih2 Sel Tidur Dorman yg mereka harap dan/atau perhitungkan bisa Bangkit, Bergerak secara eksplosif dimasa depan bila dirasa kekuatan Radikalis sudah dirasa cukup, bersinergi dgn Penanaman faham khilafah dimasa sekarang secara perlahan tapi pasti sebagai Perkuatantapi menuju waktu yg dirasa tepat tadi.

Adalah suatu hal yg tidak dapat dibayangkan kengeriannya bagi anak cucu kita nanti bila dampak Kesalahan Keputusan kita sekarang yg Egosentris dan Tidak Mau Menerima masukan dr Masyarakat berakibat Penghancuran Negeri Demokratis, Pluralis dan Merdeka ini di masa datang. 

Oleh karena itu, marilah kita pintakan agar Presiden Republik Indonesia Cq. Panglima TNI dan KSAD menganulir penerimaan Enzo Allie, dan Enzo2 lainnya, sebagai Calon Anggota Komando TNI yg Terindikasi Terpapar Faham Radikalisme Anti Pancasila (Khilafah) sebagai Salah Satu Tameng Penghindaran infiltrasi dàn Penanaman Sel-Sel Tidur (Dormansi) ke dalam tubuh TNI seraya diikuti dgn Sterilisasi Internal yg dapat dilakukannya. 

Kami cinta NKRI dan TNI. Dan kami ingin terus mencintai dgn tulus Negeri ini dan Kekuatan Penunjangnya.