Bersama Kita Tolak, Seruan People Power Ala Amien Rais

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Akhir-akhir ini media masa baik media telivisi, koran, radio, juga media sosial ramai membicarakan isu "people power". hal ini di akibatkan karena salah satu tokoh politik senior bahkan bisa dibilang tokoh negarawan yakni amien rais, pada suatu kesempatan tepatnya di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat Minggu 31 Maret 2019 mengatakan "Kalau nanti terjadi kecurangan, kita nggak akan ke MK (Mahkamah Konstitusi). Nggak ada gunanya, tapi kita people power, people power sah,".

People power bukan hal asing bagi Indonesia. Pada 21 Mei 1998 tepat 20 tahun lalu, gerakan reformasi lahir di bumi Indonesia menumbangkan Rezim Orde Baru yang berkuasa 32 tahun lamanya. di negara lain people power juga pernah terjadi  misalnya saja di negara tetangga kita yakni Filipina, aksi people power tersebut mengatasnamakan Revolusi EDSA, aksi people power tersebut pun sukses menumbangkan pemimpin otoriter pada waktu itu yakni Ferdinand Marcos. selain di Indonesia dan Filipina people power juga pernah terjadi di Mesir, kuba, Libya, dan semuanya sukses menurunkan pemimpin otoriter di negara-negara tersebut.

Pertanyaanya sekarang apakah aksi people power yang di serukan oleh tokoh kita Amien Rais sangat tepat dilakukan di Negara Indonesia saat ini ? penulis sangat yakin dari sudut pandang apapun aksi people power sangat tidak tepat dilakukan saat ini, misalnya dari sudut pandang sejarah aksi people itu sendiri. penulis katakan semua aksi people power yang telah terjadi sebagai mana yang telah dijelaskan tersebut diatas semuanya dilandasi atas kesadaran untuk menolak pemimpin otoriter yang melanggar konstitusi. dengan kata lain aksi people power lahir karena pemimpin yang inkonstitusional. maka pertanyaa selanjutnya apakah sekarang kita hidup dinegara yang dipimpin oleh pemimpin otoriter? apakah pemimpin kita telah melakukan perbuatan inkonstitusional? 

Penulis katakan seruan aksi people power yang timbul saat ini hanya karena kontestasi politik praktis antara dua kubu yang saling berebut kekuasaan, bukan karena kesadaran masyarakat keseluruhan untuk melawan tindakan tindakan ketidakadilan sebagaimana yang terjadi pada saat lengsernya rezim orde baru atau saat lengsernya rezim Marco di Filipina. 

Seruan aksi people power yang dilakukan oleh tokoh negarawan kita Amien Rais saat ini sangat berbahaya karena ada dua pihak yang akan terprovokasi sekaligus yakni baik dari pihak pendukung seruan tersebut maupun pihak yang menolak seruan tersebut.  sekali lagi penulis ingin mengatakan bahwa aksi people power sungguh sangat tidak relevan dilakukan saat ini karena hanya akan menimbulkan konflik horizontal yang sangat disembukan.

Untuk itu penulis mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia khususnya kaum mlenial untuk menandatangani petisi ini. mudah-mudahan dengan petisi ini para tokoh tokoh negara kita sadar untuk lebih bijak menggunakan kata kata, lebih bijak dalam berpolitik, lebih bijak dalam menggapai tujuannya,sehingga dapat memberikan tontonan yang baik pada kita semua.

wahai tokoh-tokoh politik yang kita hormati ! kita tak peduli siapa presiden yang nanti terpilih, kita tak peduli siapa menteri menteri untuk kabinet berikutnya, kita hanya ingin melihat kalian tersenyum dengan sikap tauladan yang indah, sikap kalian yang menentramkan.