Rajawali, Jangan Pindahkan Konser Dream Theater Kembali Ke Kridosono!!!

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Menjelang konser Dream Theater (DT) di Jogjakarta, tampaknya pihak panitia masih mengalami kendala dalam venue konser DT.  Apakah akan di Prambanan ataukah di Kridosono? Perhelatan konser DT sediany sejak awal akan diadakan di Prambanan, tetapi dengan pertimbangan beberapa hal, konser DT dipindah ke lapangan kridosono. 

Pemindahan lokasi yang pertama ini, tidak menimbulkan gejolak dari para fans yang sedianya akan menonton konser DT pada 29 September 2017.  Tampaknya bagio para fans, perhelatan DT yang akan digelar di kridosno tidak menjadi masalah.  Hal ni bisa dilihat dari sold out tiket pada pembukaan presale.

Kabar menggembirakan bagi para fans yang sudah beli tiket dan bersiap untuk menyaksikan konser DT.  Konser DT akan dipindah vebue-nya ke Candi Prambanan.  CEO Rajawali Indonesia Communication Anas Syahrul Alimi dalam rilis yang diterima Tirto pada 12/9/2017 mengatakan “Demi promosi dan diplomasi budaya Indonesia di dunia internasional, maka venue yg semula dari Stadion Kridosono kami pindah ke Candi Prambanan. Karena Candi Prambanan adalah heritage warisan dunia". 

Tidak hanya pemindahan lokasi konser, tetapi konser juga digelar 2 (dua) hari yaitu 29 dan 30 September 2017, serta dengan ditambahkan beberapa band rock yang akan mengisi acar tersebut.  Tentunya hal ini adalah kabar yang sangat menggembirakan bagi para fans DT.

Akan tetapi, 2 (dua) hari sebelum hari Konser, yaitu pada Rabu malam, pihak penyelenggara konser DT, Rajawali Indonesia Communication mengumumkan akan memindah lokasi konser DT kembali ke Stadion Kridosono.  Dalam pemberitaanTRIBUNJOGJA.COM, disebutkan bahwa “ Setelah mendapat beberapa masukan dari berbagai pihak, venue JogjaRockarta yang sebelumnya telah dipastikan akan menggunakan Kawasan Candi Prambanan, 29 dan 30 September 2017 besok dengan terpaksa kembali dipindahkan ke Stadion Kridosono. Hal itu pun dibenarkan oleh Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia Communication sebagai promotor helatan musik rock berskala internasional tersebut, ketika dihubungi Tribun Jogja, Rabu (27/9/2017) malam”.

Dipindahnya lokasi konser DT kembali ke Kridosno, bagi para fans yang sudah membeli tiket dan bersiap menyaksikan acara konser DT, adalah kabar buruk yang tidak menyenangkan.  Apa lagi pemindahan tersebut, sangat mendadak, yaitu hanya berselang 2 (dua) hari sebelum hari H.  Padahal, sudah ramai juga dibicarakan kesiapan konser di Candi Prambanan sudah mencapai 70%.  Hal ini jelas disampaikan CEO Rajawali Indonesia Communication Anas Syahrul Alimi.

Para fans banyak yang bertanya, apa alasan yang sangat mendasar dari dipindahnya lokasi konser DT kemabali ke Kridosono?  Apakah karena kelestarian candi? Padahal, dalam hal ini pihak Rajawali Indonesia Communication sebagai penyelenggara konser, telah mengantungi izin untuk konser di Candi Prambanan.  Jika memang alasannya adalah kelestarian candi yang takut rusak akibat sound dari konser, lalu mengapa beberapa event musik besar biasa diselenggarakan di Candi Prambanan?  Sepertinya ada diskriminasi dalam hal ini.  Apabila alasannya adalah kelestatrian candi, maka sebaiknya dibuat aturan untuk melarang total penyelenggaraan musik di candi Prambanan.  Jika memang tidak ada aturan yang melarang, dan secara hukum pun, Pihak Penyelenggara telah mengantungi Izin, maka sebaiknya perhelatan konser DT tetap di candi Prambanan.  Oleh karenanya, dalam petisi ini saya meminta kepada Rajawali Indonesia Communication untuk tidak memindah lokasi Konser DT kemabli ke Kridosono, dan tetap di Candi Prambanan.  



Hari ini: Metal mengandalkanmu

Metal Head membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Rajawali Comunication : Rajawali, Jangan Pindahkan Konser Dream Theater Kembali Ke Kridosono!!!". Bergabunglah dengan Metal dan 5 pendukung lainnya hari ini.