STOP PERKELAHIAN ANTAR SUPORTER SEPAKBOLA

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Kompetisi sepak bola Liga 1 Indonesia batu saja bergulir,namun baru di awal pertandingan pembuka kita sudah disuguhi dengan bentrok antar suporter.Apapun namanya dan alasannya bentrok antar suporter tidak bisa di benarkan.Bukannya sepak bola kita dituntut untuk menjunjung tinggi sportivitas.Ayo lah kawan marilah berdamai,marilah kita jadi penikmat sepakbola yang benar benar menikmati tanpa disuguhi tontonan perkelhian.Dunia sepakbola Indonesia kembali menorehkan catatan hitam.
.
Berikut upaya 5 negara untuk menindak dan mencegah berbagai kekerasan yang dilakukan suporter, di dalam atau di luar stadion.
.
1. Italia, Batalkan seluruh liga
Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) mengancam batalkan seluruh liga, setelah seorang ofisial klub amatir Sammartinese, tewas ketika terjebak dalam perkelahian antara pendukung dan pemain bola.
.
Pancalli pun melaksanakan janjinya, membatalkan seluruh pertandingan, bahkan laga tim nasional Italia. Kematian Raciti itu membangkitkan solidaritas terhadap keselamatan aparat keamanan.
.
2. Inggris, Penonton dipisah
Sejak tahun 1970an, Asosiasi Sepakbola Inggris (FA), mencegah potensi kekerasan yang terjadi di dalam stadion dengan memisahkan tempat duduk penonton dari kedua kubu.
.
Dalam mayoritas pertandingan, kebanyakan kursi tentunya diisi oleh penggemar dari tim tuan rumah. Antara keduanya diberi pembatas, dan kadang sejumlah petugas jaga non-polisi (steward).
.
3. Rusia, Polisi ‘kelas berat’ dan Sanksi untuk klub
Rusia pun memiliki polisi anti huru hara dengan perlengkapan komplit untuk menindak tegas pelaku, yang sering bersenjata.
.
Menjelang pembukaan Piala Dunia 2018, Presiden Vladimir Putin meluncurkan video yang memperlihatkan uji coba penggunaan pistol dan senapan mesin, untuk menakut-nakuti penggemar yang berniat rusuh. hukuman terkait tindakan yang dilakukan suporter, juga bisa dijatuhkan pada klub atau tim nasional yang didukungnya.
.
4. Belgia, Pelatihan suporter
Program Pelatihan Suporter dimulai oleh klub asal Belgia, Standard Liege. Idenya mencegah terjadinya kekerasan oleh suporter. Dalam program ini anak-anak muda ditanamkan nilai toleransi selama menonton bola.
.
Pengajaran dilakukan oleh sejumlah pemain bintang dan mantan perusuh, yang memberi tahu kepada anak muda bahwa kekerasan yang dilakukan berpotensi fatal dan berujung dengan catatan kriminal yang membuat mereka sulit mendapat pekerjaan di kemudian hari.