Revisi Permendikbud 51 thn 2018, sistem zonasi 90% tidak adil bagi siswa berprestasi

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.000.


Revisi Permendikbud 51 thn 2018, sistem zonasi 90% tidak adil bagi siswa berprestasi

Permendikbud No.51 Tahun 2018 mengatur sistem zonasi PPDB yang menurut banyak pihak tidak memberikan rasa keadilan bagi siswa yang berprestasi. Dalam Bagian Ketiga tentang Jalur Pendaftaran PPDB pasal 16 ayat (2) disebutkan bahwa Jalur zonasi paling sedikit 90% (sembilan puluh persen) dari daya tampung Sekolah dan pada ayat (3) disebutkan bahwa Jalur prestasi paling banyak 5% (lima persen) dari daya tampung Sekolah.

Sistem zonasi memang cukup banyak memberikan kesempatan siswa untuk bersekolah yang dekat dengan rumahnya, tetapi hal ini bisa dilaksanakan jika "sebaran sekolah" di satu Kota/Kabupaten sudah merata baik lokasi sekolah maupun kualitasnya, namun bagi Kota/Kabupaten yang sebaran sekolahnya belum merata membuat siswa khususnya siswa yang berprestasi tidak bisa bersaing untuk memilih sekolah yang menurutnya dianggap bagus dan cocok.

Menurut hemat kami, sistem zonasi sah-sah saja dilaksanakan tetapi jumlahnya tidak 90% dari daya tampung. Akan lebih adil jika sistem zonasi hanya 50% dari jumlah daya tampung, 45% untuk jalur prestasi akademik, dan Jalur perpindahan tugas orang tua/wali sebesar 5%.

Berikan siswa berprestasi kesempatan secara adil untuk bersaing memilih Sekolah Negeri yang diinginkan dengan tidak menghilangkan kesempatan bagi siswa yang memilih sekolah yang dekat dengan rumah mereka.

PPDB jalur zonasi ini, bisa berdampak buruk pada psikologis siswa. Siswa sudah mempersiapkan diri mendapatkan nilai yang bagus dengan bimbingan guru dan orangtua agar diterima di sekolah yang diminati tetapi dibatasi haknya untuk memilih sekolah karena sistem zonasi 90%.

Revisi Permendikbud No. 51 Tahun 2018 Pasal 16 khususnya ayat 2 dan 3 segera, karena sistem zonasi 90% akan banyak menimbulkan gejolak, baik bagi siswa, orang tua bahkan para guru untuk PPDB 2019.

Dukung Revisi Permendikbud No. 51 Tahun 2018 Pasal 16 SECEPATNYA ... !!!