MANA SOLIDARITASMU, Hak Pendidikan Rival siswa miskin SMK PJ-Y ikuti UN, JANGAN DICABUT!

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Adapun PETISI yang kami sampaikan ini dengan mempertimbangkan latar belakang dan hal-hal berikut:

1.     Bahwa Rival diterima bersekolah di SMK Pembangunan Jaya – YAKAPI  dengan mendapatkan NIP/NISN : 4475/0014811427, kelas : X TKJ I, selama mengikuti sekolah Penggugat telah menunaikan kewajibannya dengan membayar SPP, Praktik Komputer, OSIS, Iuran UN & Study Tour, UTS, Atletik, UAS, Tambahan UN, TKM, Buku Paket yang dibayar setiap bulan dan telah dilunasi hingga naik ia Kelas XII. Pada 3 Januari 2019 Ibunda Rival diundang datang ke sekolah, sesampainya di ruang pertemuan Guru Bimbingan Konseling  meminta ia membuat Surat kepada Bapak Kepala SMK Pembangunan Jaya-YAKAPI, Perihal : Pernyataan Pengunduran Diri/Keluar sembari memberikan Surat bernomor: 530.1/SW.03/SMK.PJ/XI/2018, Perihal: Surat Pengembalian Siswa bertanggal 16 Nopember 2018, serta meminta mencoret tanggal yang sebelumnya tertulis 3 Januari 2019 dengan digantikan menjadi tanggal 15 November 2018 (BATAL DEMI HUKUM);

2.     Walaupun Orang Tua sudah memohon berkali-kali agar supaya anaknya dapat dimasukkan sebagai Peserta Ujian Nasional tahun 2019, baik kepada SMK Pembangunan Jaya-Yakapi (yang bermisi Meningkatkan pembentukan karakter peserta didik) maupun Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (melalui Dinas Pendidikan Dasar dan Menengah Prov. DKI Jakarta bagian SMK) namun hingga saat ini tanggapan maupun bentuk penyelesaian TIDAK PERNAH diupayakan malahan disarankan agar Orang Tua Rival bersabar dan ikut menenangkan Rival agar tidak berkecil hati dan mau mengikuti Ujian Nasional ditahun berikutnya yang mana hal ini jelas-jelas tidak bisa diterima dan sangat merugikan Orang Tua Rival yang sudah mengeluarkan banyak biaya, waktu dan tenaga untuk menyekolahkan anaknya di SMK Pembangunan Jaya-Yakapi dengan harapan dan keyakinan dapat lulus atau setidaknya menjadi Peserta Ujian Nasional Tahun 2019;

3.     Demi kepentingan bersama anak-anak kita apalagi keluarga menengah bawah dan kurang mampu berkesempatan menuju generasi muda milineal yang unggul, bertaqwa dan mampu bersaing, maka dukung bantu langkah kami meminta dengan SANGAT agar Bapak Joko Widodo melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menginstruksikan jajarannya Kepala Dinas Pendidikan Dasar Menengah DKI Jakarta sub kabag. SMK hingga Kepala Sekolah SMK Pembangunan Jaya-Yakapi, Jakarta Selatan memperbaiki pengajuan peserta UN SMK tahun 2019 dengan memasukkan nama Rival.

“JANGAN CABUT HAK PENDIDIKAN RIVAL MENGIKUTI UN 2019”

" JANGAN MENGANGKANGI TUJUAN BERNEGARA DLM PEMBUKAAN UUD'45, ALINEA KE-4 : 'MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA'

PASAL 31, UUD'45 : 'SETIAP WARGA NEGARA BERHAK MENDAPATKAN PENDIDIKAN'

KAMI SIAP MENGADVOKASI SEMUA SISWA TINGKAT SD, SMP, SMA/SMK KELAS AKHIR YANG TIDAK DIAJUKAN SEBAGAI PESERTA UN 2019!