Stop Sinetron dan FTV tak layak tonton

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Sinetron yang tak layak tonton bertebaran di berbagai stasiun televisi, selain tidak mendidik sinetron-sinetron/FTV tersebut berpotensi untuk merusak akidah dan akhlak penontonnya terutama remaja dan anak-anak.
 
1.      Tindakan bullying (intimidasi) yang dilakukan anak di lingkungan sekolah.
2.      Kekerasan fisik seperti memukul jari dengan kampak, memukul kepala dengan balok kayu, memukul dengan botol beling, menusuk dengan pisau, membanting, mencekik, menyemprot wajah dengan obat serangga, menendang, menampar dan menonjok.

3.      Kekerasan verbal seperti melecehkan kaum miskin, menghina anak yang memiliki kebutuhan khusus (cacat fisik), menghina orang tua dan Guru, penggunaan kata-kata yang tidak pantas “anak pembawa celaka, muka tembok, rambut besi, badan batako”.

4.      Menampilkan percobaan pembunuhan.
5.      Adegan percobaan bunuh diri.
6.      Menampilkan remaja yang menggunakan testpack karena hamil di luar nikah.
7.      Adanya dialog yang menganjurkan untuk menggugurkan kandungan.
8.      Adegan membantah/membangkang orang tua
9.      Menampilkan seragam sekolah yang tidak sesuai dengan etika pendidikan.
10.    Adegan menampilkan kehidupan bebas yang dilakukan anak remaja, seperti merokok, minum-minuman keras dan kehidupan dunia malam.

11.    Adegan percobaan pemerkosaan.
12.    Konflik rumah tangga dan perselingkuhan.

13.   Judul-judul yang sangat provokatif dan tidak pantas, seperti: Sumpah Pocong Di Sekolah, Aku Dibuang Suamiku Seperti Tisu Bekas, Mahluk Ngesot, Merebut Suami Dari Simpanan, 3x Ditalak Suami Dalam Semalam,Aku Hamil Suamiku Selingkuh, Pacar Lebih Penting Dari Istri, Ibu Jangan Rebut Suamiku, Istri Dari Neraka aka Aku Benci Istriku.
 



Hari ini: Nana mengandalkanmu

Nana Fitria membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Presiden RI: Stop Sinetron dan FTV tak layak tonton". Bergabunglah dengan Nana dan 53 pendukung lainnya hari ini.