Tinjau dan Tangguhkan Bea Meterai di Transaksi Saham

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Pelaliksanaan UU no 10 tahun 2020 mengenai Bea Materai yang baru mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2020. Transaksi jual dan beli saham juga termasuk dalam pengenaan ini dan menjadi beban bagi para pelaku perdagangan saham, terutama para pedagang atau trader yang membeli atau menjual saham berkali-kali dalam satu hari atau satu sesi perdagangan. 

Perlu diketahui, ada beberapa tipe pelaku perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, dan trader biasanya membeli beberapa saham dari emiten berbeda berulangkali, menyesuaikan dengan fluktuasi dan volatilitas harga saham. Misalnya membeli saat harga turun, menjual pada saat harga naik, membeli lagi disahat harga turun dan menjual lagi berulang berkali-kali dalam sehari. 

Dengan demikian dalam sehari, bisa terjadi seorang trader harus membayar sekian ratus ribu rupiah dalam sehari, padahal nilai nominal keuntungan yang ia peroleh bisa jadi lebih kecil atau sama dengan Bea Materai. Hal ini dikhawatirkan akan membuat perdagangan saham menjadi sepi dan kurang liquid

Demikian saya mengajukan:

  1. Peninjauan kembali teknis dan dampak dari pelaksanaan UU ini terhadap perdagangan saham di BEI. 
  2. Penangguhan pelaksanaan dan pengenaan Bea Materai untuk perdagangan harian di BEI.
  3. Tawaran agar Bea Materai dikenakan pada seluruh perdagangan suatu saham tertentu dalam suatu kurun/periode waktu tertentu, misalnya satu bulan.
  4. Tawaran agar Materai Elektronik dapat diperoleh sebelum melakukan transaksi 

Atas Hikmat dari Tuhan YME, saya mohon Bapak Presiden Jokowi dan DPR RI dapat mempertimbangkan petisi ini.