SELESAIKAN PERKARA DIPOLDA JATENG YANG DIBEKU SELAMA 9 TAHUN. TERSANGKA BEBAS & MENEROR

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


9 tahun yang lalu, pada tanggal 13 Agustus 2008 saya melaporkan tindak pidana penipuan yang berkaitan dengan pelaksanaan jual beli tanah dan bangunan SHM No 102, Ds. Manang, Grogol, Sukoharjo. an THT, berdasarkan akta pengikat jual beli No 12 tanggal 11 Juni 2005 dibuat notaris Budiman. Jual beli dari THT (selaku penjual) kepada HR (selaku pembeli dan korban serta nasabah Bank Permata Cabang Solo), dan telah terbayar lunas senilai Rp 1,8 miliar (dana didapat dari hasil kredit Bank Permata Cabang Solo), ternyata SHM No 102 tersebut telah dijaminkan di Bank Permata Cabang Solo sebelumnya, tanpa memberitahukan kepada pembeli (korban), yang dilakukan oleh tersangka THT sehingga berakibat korban merasa dirugikan. Sebagaimana dimaksud dalam pasal 385 ke 2e KUHP subs pasal 378 KUHP, sehubungan dengan laporan Polisi Pol.: LP/132/VIII/2008/Reskrim, tanggal 13 Agustus 2008. Ternyata uang hasil penjualannya oleh tersangka THT justru dibagi-bagikan kepada Pimpinan dan Wakil Pimpinan cabang Bank Permata Solo. Proses penanganan kasus ini telah dipeti es kan selama 9 tahun oleh penyidik kompol S. Bahkan korban telah mengajukan pra peradilan di Pengadilan Negeri Solo dan kasus tidak di SP3 karena selama 9 tahun barang bukti belum dilakukan sita dan belum di SPDP (Surat Perintah Dimulai Penyidikan), serta belum dilaksanakan gelar perkara oleh Polda Jateng. Kemarin pagi tanggal 14 Agustus 2017, tersangka THT yang tidak ditahan sejak dinyatakan sebagai tersangka oleh Polda Jateng, malah memberikan kuasa kepada pengacaranya WKW, SH, KN, untuk mengosongkan lokasi tanah dan bangunan SHM No 102, dengan membawa preman-preman dengan meneror dan main hakim sendiri, mencoba melakukan penyerobotan tanah dan bangunan secara paksa. Proses penanganan kasus telah dipeti es kan selama 9 tahun hingga asset-asset yang berkaitan dengan kasus ini telah berpindah tangan, meskipun sudah dilakukan blokir oleh Polda Jateng. Kami mengajak semua teman-teman mendukung saya untuk meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mengambil langkah cepat, memerintahkan kepada Kapolda Jateng untuk segera menyelesaikan laporan polisi saya ini, yang sampai sekarang tidak ada penyelesaiannya, serta mencegah terjadinya bentrok fisik lagi seperti yang terjadi kemarin pagi di TKP. Dan kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. Joko Widodo, saya mohon perlindungan hukum dari oknum Polri yang tidak bertanggung jawab yang telah membuat saya dan keluarga menderita selama 9 tahun. Mohon kepada teman teman untuk menanda tangani petisi ini,
untuk mendukung penyelesaian laporan polisi yang di peti es kan selama 9 tahun, padahal kasusnya sederhana sekali dan Saya sudah bersurat ke Kapolri sebelum pak Tito dan Kapolda Jateng, tapi tidak ada respon. Mari tegakkan hukum demi keadilan di negeri tercinta kita. Salam dan terimakasih.



Hari ini: Hadian mengandalkanmu

Hadian Ramadhan membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Presiden RI Joko Widodo: SELESAIKAN PERKARA DIPOLDA JATENG YANG DIBEKU SELAMA 9 TAHUN. TERSANGKA BEBAS & MENEROR". Bergabunglah dengan Hadian dan 50 pendukung lainnya hari ini.