Selamatkan Ketahanan Energi Bangsa dengan Teknologi Nuklir

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Kebutuhan akan energi sangat besar dan berbanding lurus dengan kemajuan teknologi. Tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa persediaan bahan bakar di alam juga semakin menipis seiring dengan berjalannya waktu. Serta tidak disadari oleh kita semua bahwa merupakan suatu ancaman yang sangat besar bila sudah terjadi krisis energi.

 

Program PLTN di beberapa negara ASEAN dan Arab Saudi saat ini sudah dimulai dan akan mengancam Indonesia. Negara Malaysia sudah memulai dan akan selesai pada tahun 2020. Negara Vietnam juga sudah memulai dan akan selesai pada tahun yang sama. Pada tahun yang sama, "Raja Minyak" negara Arab Saudi akan selesai program PLTN mereka. Hal ini tentu akan mengancam kesatuan dan keutuhan Indonesia sebab ketika cadangan sumber energi kita sudah habis, kita WAJIB mengimpor dari negara tetangga dan itu pasti akan mengubah berbagai hal, baik segi sosial, politik, ekonomi dan termasuk keutuhan Republik Indonesia.

Solusi yang dapat kita lakukan yaitu mendukung dan mendorong Pemerintah Indonesia untuk MELANJUTKAN dan MEMPERCEPAT program PLTN yang sudah TERBENGKALAI selama beberapa tahun terakhir. Sebab yang dapat memenuhi 5% kebutuhan listrik dari energi terbarukan dan melaksanakan program penyedian energi listrik 35 GWatt hanya berasal dari PLTN. Dengan mendorong pemerintah untuk mempercepat program PLTN, kita sudah berjuang untuk kemandirian energi Indonesia. Serta jangan sampai kita DIPERALAT oleh negara tetangga akibat dari kekurangan energi. 



Hari ini: Handy mengandalkanmu

Handy Hermawan membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Presiden Republik Indonesia: Selamatkan Ketahanan Energi Bangsa dengan Teknologi Nuklir". Bergabunglah dengan Handy dan 7 pendukung lainnya hari ini.