Petisi ditutup

Anulir KUHP pasal 156 dan 156A dari sistem hukum pidana

Petisi ini mencapai 7 pendukung


Pasal dalam kuhp terutama yang menyangkut penodaan agama tidak sesuai dengan norma hukum positif yang berdasarkan pembuktian materil agama adalah subjek yang tak bisa dibuktikan. Tuhan mana pun agama apapun tak akan bersedia turun ke muka pengadilan untuk memberikan pendapatnya, jadi menurut saya pengadilan yang mengadili perkara dengan subjek agama berdasarkan pasal 156 dan 156a adalah tidak sah dan tidak masuk akal. Karena mengadili perasaan itu sifatnya non materi dan sangat relatif. Jangan kotori muka hukum dengan lelucon seperti ini



Hari ini: Andrean mengandalkanmu

Andrean Siregar membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Presiden republik indonesia, kemenkumham, Mahkamah konstitusi, : Anulir KUHP pasal 156 dan 156A dari sistem hukum pidana". Bergabunglah dengan Andrean dan 6 pendukung lainnya hari ini.