Kembalikan Tanah dan atau Bayar kepada Pemilik yang SAH

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Rujukan :

  1. Surat Permohonan terakhir (ke-5) kepada Walikota Tangerang Selatan untuk menindaklanjuti Pengaduan ahli waris Terkait perampasan tanah oleh pihak Bintaro Jaya Mal Exchange, PT. Jaya Real Property, Tbk Kepada Walikota Tangerang Selatan pada tanggal 21 November 2018, 
  2. Surat PERMOHONAN TINDAKAN TEGAS Kepada Ombusdman Republik Indonesia terkait perilaku Walikota Tangerang Selatan beserta jajarannya yang tidak menindaklanjuti atau merespon perampasan tanah milik ahli Waris Alm Alin bin Embing oleh pihak Bintaro Jaya Mal Exchange, PT. Jaya Real Property, Tbk pada tanggal 17 Desember 2018, 
  3. Penghadangan Rombongan Presiden Republik Indonesia Oleh Ahli Waris Ibu Yatmi di dampingi oleh Kuasa Pengurusan Polly Betaubun, untuk menyampaikan Keluhahan atas penyerobotan/perampasan tanah hak Milik ahli Waris Alm Alin bin Embing oleh Pengembang PT. Jaya Real Property, Tbk serta menyampaikan Berkas Permoohonan Perlindungan Hukum pada tanggal 22 Februari 2019
  4. Undangan Klarifikasi  dari Polres Tangerang Selatan, untuk diperiksa dan didengar keterangan sehubungan dengn Surat Perlindungan Hukum, dan menyampaikan seluruh Dokumen dan Bukti bukti yang dimiliki perihal Kepemilikan Atas Tanah letter C.428, atas nama Alm Alin bin Embing, Pada tanggal 4 Maret 2019,
  5. Ahli waris dan Tim memasuki tanah milik seseuai hak kepemilikan atas tanah letter C 428 atas nama Alm Alin bin Embing di lokasi areal yang saat ini dikuasai oleh pihak PT. Jaya Real Property, Tbk dari jam 09.00 sampai dengan 14.00, Pihak PT. Jaya Real Property, Tbk tetap tidak dapat membuktikan dokumen kepemilikan yang Sah pada tanggal 18 Maret 2019.

Bersama ini saya ahli waris Alm Alin Bin Embing dan Kuasa Pengurus menyampaikan Pemberitahuan sebagai berikut :

1. STATUS/DASAR HUKUM (Alas Hak Kepemilikan), bahwa Alm Alin bin Embing memiliki tanah Girik Letter C No 428 yang terletak di Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren, Kabupaten Tangerang dengan Persil :

  • 63 D1 seluas 5.180 m2;
  • 64 S II seluas 4.670 m2;
  • 64 S II seluas 1.470 m2.  

2. IDENTITAS PEMEGANG HAK (Kepastian Subyek), bahwa semasa hidupnya Alm Alin bin Embing menikah dengan Alm Linah dan memiliki 2 (dua) orang anak:

  1. Alm Jenol binti Alin;
  2. Alm Jeman bin Alin.

Alm Jenol binti Alin tidak pernah menikah dengan laki-laki manapun, dan Alm Jeman bin Alin semasa hidupnya memiliki anak semata wayang / anak tunggal yang bernama Yatmi binti Jeman. 

Bahwa semasa hidup Alm Alin bin Embing, Alm Jeman bin Alin dan hingga Yatmi binti Jeman tidak pernah mengalihkan kepemilikan tanah Letter C No 428 kepada siapapun, baik dengan cara wakaf, hibah maupun jual beli, sebagaimana keterangan-keterangan yang diperoleh dari PPAT Sementara, Kecamatan Ciledug Kota Tangerang, tersebut pada angka 4 surat ini. salah satu syarat untuk melakukan pengukuran dan pemetaan kadastral adalah diajukan oleh pemilik atau ahli waris atau kuasanya, dan sebagaimana tanda terima dokumen BPN Kota Tangerang Selatan, yakni telah diterima berkas permohonan untuk melaksanakan pengukuran dan pemetaan kadastral, sehingga meyakinkan bahwa tanah tersebut masih milik Alm Alin bin Embing dan tidak pernah di alihkan, dengan bukti permohonan di terima oleh BPN, jika bukan oleh pemilik sudah barang tentu permohonan tidak dapat di terima. 

3. LETAK DAN LUAS OBJEK TANAH (Kepastian Objek),

21 Agustus 2018, Pihak BPN Tangsel menerima permohonan ahli waris untuk Pengukuran dan Kadastral untuk Tanah Letter C.428, dengan bukti tanda terima dan pembayaran resmi kepada Negara. 

4. PROSEDUR PENERBITAN (Prosedural), bahwa peralihan tanah sudah seharusnya terdaftar di bagian arsip PPAT namun fakta-fakta yang ada :

a. Surat dari PPAT Sementara Kec Ciledug Kota Tangerang, No 593/89-PPAT/2018, tanggal 5 Maret 2018, perihal Penjelasan Akta, yang isi intinya menjelaskan : “Akta No 568 tanggal 8 Mei 1965 atas nama Goble B Diman, Akta Nomor 1066 tanggal 19 Mei 1961 atas nama : Pr Djuariah B Jahim, Akta Nomor 1067 Tanggal 19 September 1961 atas Nama : Pr Masih B Alin, Akta Nomor 568 Tanggal 06 September 1964 atas nama Goble B Diman, Baik Arsip maupun Buku Register PPAT Kecamatan Ciledug Kota Tangerang tidak kami temukan, Berkaitan dengan buku Letter C silahkan tanyakan kepada lurah setempat, kami tidak mempunyai buku Letter C tersebut”.

b. Surat dari PPAT Sementara Kec Ciledug Kota Tangerang, No 593/134-PPAT/2018, tanggal 30 Mei 2018 perihal Penjelasan Akta , yang isi intinya menjelaskan “Desa Kecamatan Ciledug Tangerang (sekarang masul wilayah kecamatan Pondok Aren Kota Tangerang Selatan) mengenai Copyan Arsip Akta Jual Beli (AJB) atau dokumen lainnya yang berkaitan tanah Alm Alin Bin Embing, Baik Arsip Maupun Buku Register PPAT Kecamatan Ciledug Kota Tangerang Tidak Kami Temukan” 

c. Surat dari PPAT Sementara Kec Ciledug Kota Tangerang, No 593/157-PPAT/2018, tanggal 27 Juli 2018, perihal jawaban pemohon, yang isi intinya menjelaskan “untuk arsip letter C atau girik yang dimaksud tidak ada di kecamatan Ciledug dan berada di kelurahan setempat” Sebagaimana amanah peraturan perundang-undangan jika sudah ada pengalihan hak atas tanah sudah seharusnya terarsipkan di PPAT Sementara.

Bahwa salah satu syarat untuk melakukan pengukuran dan pemetaan kadastral adalah diajukan oleh pemilik atau ahli waris atau kuasanya, dan sebagaimana tanda terima dokumen BPN Kota Tangerang Selatan, yakni telah diterima berkas permohonan untuk melaksanakan pengukuran dan pemetaan kadastral, sehingga meyakinkan bahwa tanah tersebut masih milik Alm Alin bin Embing dan tidak pernah di alihkan, dengan bukti permohonan di terima oleh BPN, jika bukan oleh pemilik sudah barang tentu permohonan tidak dapat di terima. 

Bahwa BPN Tangerang Selatan, didalam surat No Mp 01.01/26.36.07/i/2019, tanggal 16 Januari 2019, perihal : Permohonan Salinan Warkah Penerbitan Sertipikat Hak Gun Bangunan No 2168, Pondok Jaya atas Nama PT Jaya Real Property, Tbk, yang salah satu isi nya menjelaskan “pemohon dalam hal ini Saudara selaku kuasa dari Yatmi ahli waris Alin bin Embing dengan alas hak Girik C 428 Persil 63 atas nama Alin bin Embing tidak termasuk dalam kualifikasi tersebut diatas” yang artinya HGB yang dimiliki Jaya Real Property bukanlah dari Persil C 428. 

Berdasarkan hal hal tersebut diatas kami tegaskan kepada Ibu Walikota Tangerang Selatan untuk:

1. Menegakan dan Melaksanakan Peraturan Daerah No. 14 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan, 

  • Bab III, Pasal 4, Ayat 2c : Fotocopy sertifikat hak atas tanah atau surat bukti kepemilikan tanah lainnya yang sah dan tanda bukti tertulis perjanjian/kerelaan pemanfaatan tanah dalam hal tanahnya milik pihak lain;
  • Bab VIII, Pasal 15, Ayat 2 : Pembongkaran bangunan dilakukan oleh Tim Penertiban yang ditetapkan dengan Keputusan Walikota

2. Menegakan dan Melaksanakan Peraturan Daerah NOMOR 5 TAHUN 2013 TENTANG BANGUNAN GEDUNG, Bagian Kedua Persyaratan Administratif Paragraf 1 Status Kepemilikan Hak Atas Tanah,

  • Pasal 12 Ayat 1 : Setiap bangunan gedung harus didirikan di atas tanah milik sendiri atau milik pihak lain yang status tanahnya jelas dan atas izin pemilik tanah
  • Pasal 12 Ayat 2 : Status tanah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diwujudkan dalam bentuk dokumen sertifikat hak atas tanah atau bentuk dokumen keterangan status tanah lainnya yang sah.

3. Memberikan Kepastian Hukum dan Perlindungan Hukum Hak atas Tanah, seperti dinyatakan dalam UUD tahun 1945, Pasal 28 Ayat 1, disebutkan bahwa “ Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan dan kepastian yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan Hukum” ketentuan ini berlaku juga dalam bidang PERTANAHAN yang kemudian di kokohkan dalam Undang-Undang No.5 tahun 1960 tentang peraturan dasar pokok-pokok agraria. Dan sebagai landasan teknis Pendaftaran Tanah diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 10 tahun 1961 tentang pendaftaran tanah kemudian disempurnakan dalam Peraturan Pemerintah no. 24 tahun1997, yaitu bahwa pendaftaran tanah diselenggarakan dalam rangka memberikan jaminan kepastian hukum dalam penguasaan dan pengunaan tanah.

4. Berkoordinasi dengan pihak terkait :

  • BPN Tangsel perihal pelaksanaan pengukuran dan pemetaan kadastral yang telah diajukan oleh pemilik atau ahli waris atau kuasanya, dan sebagaimana tanda terima dokumen BPN Kota Tangerang Selatan
  • Polres Tanggerang Selatan perihal Perlindungan Hukum dan pengamanan dalam pelaksanaan pengukuran dan pemetaan kadastral oleh pihak BPN Tangsel

5. Mengingat hak-hak kepemilikan tanah adat di jamin oleh Undang-Undang dan sudah menjadi konsentrasi Pemerintah saat ini sebagaimana pidato presiden dalam HUT RI ke 70.

6. Kami tunggu itikad baik dalam rangka mengembalikan HAK – HAK MASYARAKAT khususnya yang ada di wilayah Pemerintahan Kota Tangerang Selatan

Demikianlah pemberitahuan ini kami sampaikan, mohon kiranya kearifan dan kebijaksanaan Ibu WalikotaTangerang Selatan, besar harapan kami dan keluarga Bapak dapat menegakkan keadilan dalam permasalahan ini, semoga Allah SWT memberikan rohmat dan barokah kepada Bapak.

Hormat kami,      

Ahli Waris Alm Alin bin Embing       Kuasa Pengurus Penuh Alm Alin bin Embing

Yatmi binti Jeman                             Polly Betaubun           Vivi Ratu

 

Kronologis :

1. Tahun 1935 : Surat Tanah Ketitir atas nama Alin bin Embing.

2. Tahun 1958 : Penerbitan Surat Girik Letter C. 428 atas nama Alin bin Embing yang terletak di Kelurahan Pondok Aren, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Tangerang, dengan Persil : Tanah Darat 63 DI seluas : 5180, Tanah Sawah 64 SII seluas : 4670, Tanah Sawah 64 SII Seluas : 1470

3. Tahun 1963 : Alin bin Embing Meninggal Dunia (4-2-1963), sesuai surat kematian yang dikeluarkan oleh Kelurahan Pondok Jaya (10-5-2010). Bahwa semasa hidupnya Alm Alin bin Embing menikah dengan Alm Linah dan memiliki 2 (dua) orang anak :  Alm Jenol binti Alin,  Alm Jeman bin Alin. Alm Jenol binti Alin tidak pernah menikah dengan laki-laki manapun, dan Alm Jeman bin Alin semasa hidupnya memiliki anak semata wayang /anak tunggal yang bernama Yatmi binti Jeman. (Ahli Waris)

4. Tahun 1963 s/d Tahun 1988 : Bapak Jeman bin Alin sebagai anak Almarhum Alin bin Embing mengelola tanah tersebut sampai meninggal dunia pada 13-01-1988 sesuai Surat Kematian yang dikeluarkan oleh Kecamatan Gunung Putri , Bojongnangka 8-9-2008

5. Tahun 1982 :  Direktorat Jendral Pajak Serang melalui Kepala KDL Tk.I Ipeda, mengeluarkan Surat Keterangan Tanah atas nama Alin Bin Embing dan belum mengalami perubahan, untuk keperluan Ketetapan Pengenaan Ipeda

6. Tahun 1989 s/d Tahun 2009: Tanah Almarhum Alin bin Embing dikelola oleh penggarap yang bernama Ibu Nasih bin Neun (yang merupakan saudara jauh dari Ahli Waris Yatmi binti Jeman

7. Tahun 2010 :

  • Pihak PT. Jaya Real Property. Tbk, mulai melakukan Pengurugan dan Persiapan Pembangunan Mall di atas bagian Tanah Almarhum Alin bin Embing (masuk dalam areal muka Centro, Parkiran Centro, Pintu keluar Utama, dan sebagian menjadi Fasilitas umum jalan (Pemda)
  • Pihak PT. Jaya Real Property. Tbk, melakukan penggusuran Makam/Kuburan Almarhum  Alin bin Embing dan beberapa Makam lainnya (buyut), tanpa ijin Ahli Waris Yatmi binti Jeman
  •  Yatmi binti Jeman, mengajukan Penetapan Ahli Waris kepada Pengadilan Agama dan telah di tetapkan/di sahkan sesuai Penetapan Ahli Waris No : 233/Pdt.P/2010/PA.Tgrs

8. Tahun 2011 s/d Tahun 2013:

  • Ahli Waris Yatmi binti Jeman, melalukan upaya Protes melalui lurah Pondok jaya saat itu Ibu Sri Mulyani (Saat ini menjabat Sekretaris Camat, Kecamatan Serpong), tahun 2010, tidak berhasil
  • Ahli Waris Yatmi binti Jeman, melalukan upaya Protes langsung ke PT. Jaya Real Property.Tbk, tapi tidak pernah di tanggapi sama sekali (beberapa kali dalam periode 2010 - 2012)
  • Ahli Waris Yatmi binti Jeman, melalui lurah Pondok jaya saat itu Bapak Syafrudin, tahun 2013, meminta di mediasikan dengan pihak PT. Jaya Real Property untuk meminta uang pengganti/kompensasi atas tanah yang diambil tanpa ijin sebesar Rp. 200 Juta, tetapi ditolak oleh pihak  PT. Jaya Real Property.Tbk, yang diwakili oleh Bapak Haji Yatno, serta silahkan laporkan dan mengajak untuk proses pengadilan
  • Tepat nya Bulan Desember 2013 Bintaro Xchange Mall diresmikan

9. Tahun 2016 : Ahli Waris Yatmi binti Jeman, mendapat bantuan Hukum dari Andri Sikumbang & Partners (Kantor Advocates and Legal Consultans), namun tidak berhasil  dan tidak dilanjutkan , Setelah mendapat Surat balasan dari Kelurahan Pondok Jaya tentang Kronologis C.428 disebutkan telah terjadi mutasi atau perubahan

10. Tahun 2018:

  • Ahli Waris Yatmi binti Jeman, mendapat bantuan dari Polly Betaubun dan Vivi Ratu, sebagai Pengurus sepenuhnya berkaitan dengan Bukti-bukti kepemilikan dan permasalahan yang terjadi, sehingga Kepemilikan atas tanah yang Sah dapat diambil kembali
  • 8 Januari 2018  melayangkan Surat Permohonan Kepada Kelurahan Pondok Jaya untuk mengeluarkan Arsip sesuai dengan dasar peralihan, dijawab 18 januari 2018 telah terjadi peralihan
  • 23 Maret 2018 Kelurahan Pondok jaya mengirim surat permohonan kepada Bapak Camat Ciledug untuk pengecekan data atas nama Almarhum Alin bin Embing
  • Sesuai dengan Surat Permohonan Penjelasan Akta tanggal 26 Maret 2018 , pihak Kecamatan Ciledug menjawab baik arsip maupun buku register PPAT tidak ditemukan, silahkan di tanyakan kepada kelurahan Setempat
  • 14 Mei 2018 Pihak Kelurahan menjawab bahwa  Letter C. 428 masih terdaftar pada buku catatan Letter C di Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan atas nama Alin bin Embing
  • 30 Mei 2018 sesuai dengan Surat Permohonan Penjelasan Akta, pihak Kecamatan Ciledug menjawab baik arsip maupun buku register PPAT tidak ditemukan, silahkan di tanyakan kepada kelurahan Setempat
  • 4 Juni 2018 Dibuatkan Perjanjian Surat Kuasa Penuh (Notaris) dalam Pengurusan penyelesaian Tanah milik  Almarhum Alin bin Embing antara Ahli Waris Yatmi binti Jeman dengan Polly Betaubun dan Vivi Ratu.
  • 27 Juni 2018, Pengaduan Kepemilikan sebidang tanah di Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan Kepada Presiden Republik Indonesia.
  • 6 Juli 2018, BPN Tangsel mengundang Ahli Waris Yatmi binti Jeman, PT. Jaya Real Property.Tbk, dan Lurah Pondok Jaya untuk Klarifikasi Data kepemilikan ke-1. Pihak JRP tidak membawa bukti
  • 10 Juli 2018 Kelurahan Pondok jaya menjelaskan bahwa Letter C 428 menjelaskan bahwa telah terjadi perubahan berdasarkan  catatan di Buku Letter C.
  • 26 Juli 2018  Kelurahan Pondok jaya membuat Surat Permohonan pengantar pengecekan IMB Bintaro Xchange Mall kepada Kecamatan Pondok Aren.
  • 26 Juli 2018, BPN Tangsel mengundang Ahli Waris Yatmi binti Jeman, PT. Jaya Real Property.Tbk, dan Lurah Pondok Jaya untuk Klarifikasi Data kepemilikan Ke-2. Pihak JRP tidak membawa bukti
  • 27 Juli 2018, pihak Kecamatan Ciledug menjawab permohonan kuasa Ahli waris Yatmi binti Jeman, bahwa Arsip Letter C 428 tidak ada di Kecamatan Ciledug, silahkan di tanyakan kepada kelurahan Setempat.
  • 2 Agustus 2018, Kelurahan Pondok Jaya menjelaskan bahwa telah di tetapkan sesuai Penetapan Ahli Waris No : 233/Pdt.P/2010/PA.Tgrs Almarhum Alin bin Embing dan juga tidak ditemukan dokumen  atau arsip peralihan atas nama ahli waris tersebut.
  • 9 Agustus 2018, PT. Jaya Real Property.Tbk, membuat Surat klarifikasi yang ditujukan Kepada BPN Tangsel dan disampaikan saat ini lokasi  tanah tersebut sudah menjadi bagian Kawasan Mall Bintaro Xchange  dan  sudah bersertifikat HGB No. 02168/Kelurahan Pondok Jaya atas nama PT. Jaya Real Property.Tbk, yang diterbitkan pada tanggal 9 Oktober 2017 .
  • 13 Agustus 2018, Kelurahan Pondok Jaya`sudah men cek dalam buku DHKP tahun 2018 dan belum memiliki PBB.
  • 21 Agustus 2018, Pihak BPN Tangsel menerima permohonan ahli waris untuk Pengukuran dan Kadastral untuk Tanah Letter C.428,  dengan bukti tanda terima
  • 15 Oktober 2018, Pemkot Tangsel  menanggapi permohonan penjelasan IMB, Tidak dapat diberikan karena perlindungan usaha dan disampaikan telah sesuai dengan perundangan, salah satu syaratnya adalah penguasaan lahan.
  • 23 Oktober 2018, BPN Tangsel mengajukan Permohonan salinan Warkah penerbitan HGB No. 02168/Kelurahan Pondok Jaya atas nama  PT. Jaya Real Property.Tbk kepada Ibu Kanwil BPN Provinsi Banten.    
  • 30 Oktober 2018, Permohonan Penyegelan/Pembongkaran Bintaro Jaya Xchange Mall, Tangerang Selatan Kepada Walikota Tangerang Selatan
  • 21 November 2018, Permohonan terakhir ditindaklanjuti Pengaduan Terkait Bintaro Jaya Mal Exchange Kepada Walikota Tangerang Selatan
  • 30 November 2018, Kanwil BPN Provinsi Banten, membuat Surat   kepada BPN Tangsel untuk mengijinkan dan tidak keberatan  memberikan dokumen warkah penerbitan HGB No. 02168/Kelurahan Pondok Jaya atas nama PT. Jaya Real Property.Tbk kepada Pemohon sesuai dengan peraturan perundangan.
  • 12 Desember 2018, BPN Tangsel tidak memberikan ijin mendapatkan petikan Warkah karena tidak termasuk dalam kualifikasi.
  • 17 Desember 2018, PERMOHONAN TINDAKAN TEGAS Kepada Ombusdman Republik Indonesia.

11. Tahun 2019 :

  • Bahwa BPN Tangerang Selatan, didalam surat No Mp 01.01/26.36.07/i/2019, tanggal 16 Januari 2019, perihal : Permohonan Salinan Warkah Penerbitan Sertipikat Hak Gun Bangunan No 2168, Pondok Jaya atas Nama PT Jaya Real Property, Tbk, yang salah satu isi nya menjelaskan “pemohon dalam hal ini Saudara selaku kuasa dari Yatmi ahli waris Alin bin Embing dengan alas hak Girik C 428 Persil 63 atas nama Alin bin Embing tidak termasuk dalam kualifikasi tersebut diatas” yang artinya HGB yang dimiliki Jaya Real Property bukanlah dari Persil C 428.
  • 4 Februari 2019, Pertemuan Ke-1 Antara Pihak Ahli Waris dan Pihak    PT. Jaya Real Property, tentang pembuktian Data, namun Pihak JRP tidak dapat membuktikan Dokumen Kepemilikan (ada foto, rekaman suara)
  • 11 Februari 2019, Pertemuan Ke-2 Antara Pihak Ahli Waris dan Pihak  PT. Jaya Real Property, tentang pembuktian Data, namun Pihak JRP tidak dapat membuktikan Dokumen Kepemilikan (ada foto, rekaman suara)
  • 19 Febuari 2019, Pengajuan Permohonan Perlindungan Hukum Kepada Kapolres Tangerang Selatan.
  • 22 Februari 2019, Penghadangan Rombongan Presiden Republik Indonesia Oleh Ahli Waris Ibu Yatmi di dampingi oleh Polly Betaubun, untuk menyampaikan Keluhahan atas penyerobotan/perampasan tanah hak Milik oleh Pengembang PT. Jaya Real Property, Tbk serta menyampaikan Berkas Permoohonan Perlindungan Hukum
  • 4 Maret 2019, Undangan Klarifikasi  dari Polres Tangerang Selatan, untuk diperiksa dan didengar keterangan sehubungan dengn Surat Perlindungan Hukum, dan menyampaikan seluruh Dokumen dan Bukti bukti yang dimiliki perihal Kepemilikan Atas Tanah letter C.428, atas nama Alm Alin bin Embing.
  • 18 Maret 2019, Ahli waris dan Tim memasuki tanah milik seseuai hak kepemilikan atas tanah letter C 428 atas nama Alm Alin bin Embing di lokasi areal yang saat ini dikuasai oleh pihak PT. Jaya Real Property, Tbk dari jam 09.00 sampai dengan 14.00, Pihak PT. Jaya Real Property, Tbk tetap tidak dapat membuktikan dokumen kepemilikan yang Sah. Pihak Polres tidak Komitmen untuk akan berlaku adil sesuai dengan yang disampaikan dalam pertemuan sebelumnya antara Kapolres dan Perwakilan Ahli Waris “Jika Ahli Waris Benar akan ditegakkan keadilan, namun kalau tidak benar harus mundur” begitu juga sebaliknya “Jika JRP benar akan ditegakkan keadilan, namun kalau tidak benar harus Ganti Keuntungan” .