Kemenangan

Tolak pelarangan layanan transportasi berbasis aplikasi oleh KEMENHUB

Petisi ini membuat perubahan dengan 97 pendukung!


Saya Andrie Widyastama dari semarang. Pagi ini, saya cukup miris saat membaca berita di media digital mengenai "Kemenhub larang pengoperasian go-jek sampai Uber".

Dimana berdasarkan UU nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, Kemenhub mengambil keputusan untuk melarang semua aktivitas transportasi berbabasis aplikasi mulai dari go-jek, grab taxi, uber, dll.

Bagi saya pribadi,  dengan keadaan transportasi umum yang ada saat ini, dimana bis bis yang tidak terawat masih beredar di jalanan, kecelakaan yang sering terjadi yang melibatkan transportasi umum, belum lagi supir supir angkutan umum yang lebih memprioritaskan setoran ketimbang penumpang. Transportasi berbasis aplikasi ini memberikan sebuah alternatif dan manfaat lebih sebagai penumpang sekaligus konsumen, disaat kepercayaan pada transportasi umum saat ini sangat berkurang.

Setelah saya membaca berita seperti yang saya bahas diatas, saya jadi sedikit berfikir ini adalah sesuatu yang tidak adil. jika memang sudah ada undang undang nomor 22 tahun 2009 ini, mengapa pihak kemenhub tidak melakukan penindakan sebelum sebelum nya? mengapa baru sekarang, saat lebih dari 20.000 orang sudah menyambung rejeki mereka melalui bisnis ini di seluruh kawasan indonesia.

mengapa harus dilarang, saat kondisi transportasi umum di indonesia saat ini banyak yang tidak terawat?

Bagaimana dengan Ojek ojek pangkalan tradisional, BENTOR (Becak Motor) yang banyak di daerah? apakah masyarakat yang mengais rejeki dari usaha kecil mereka ini harus dilarang juga

Dan jika bisnis ini ditutup, investasi asing yang sudah dikucurkan bagi perusahaan transportasi berbasis aplikasi ini ditarik lagi, apakah tidak merusak kepercayaan investor untuk masuk ke Indonesia?

Saya tekankan disini, saya tidak meminta untuk melawan undang undang yang berlaku. saya sebagai masyarakat indonesia yang menggunakan transportasi umum berharap ada solusi dalam masalah ini, karena kami butuh transportasi yang aman, praktis, dan bisa di andalkan.

Tuntutan saya dalam masalah ini adalah :

1. Tolak pelarangan Transportasi berbasis Aplikasi

2Kemenhub wajib untuk meremajakan semua transportasi umum yang ada di indonesia (bis bobrok ga hanya ada di jakarta) sebelum melarang semua alternatif transportasi yang ada saat ini.

3. Kemenhub dan semua perusahaan transportasi berbasis aplikasi berembug untuk menemukan solusi / jalan tengah dalam masalah ini.

4. Pemerintah wajib memberi solusi terhadap 20.000 pengangguran baru dapak dari pelarangan ini.

 

saya bukan ahli hukum, saya juga bukan bagian dari perusahaan transportasi, saya hanya salah satu masyarakat pengguna transportasi umum yang melihat ketidak adilan bagi kami, pengguna transportasi umum.

Mari tingkatkan kwalitas transportasi umum Indonesia.

 



Hari ini: Andrie mengandalkanmu

Andrie Widyastama membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Kapolri Badrodin Haiti, Seluruh Pimpinan Perusahaan Transportasi base Apps, Pengguna Transportasi Umum Indonesia: Tolak pelarangan layanan transportasi berbasis aplikasi oleh KEMENHUB". Bergabunglah dengan Andrie dan 96 pendukung lainnya hari ini.