“KEMBALIKAN PANCASILA KE SEKOLAH KITA”

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


PETISI SAYA INDONESIA

“KEMBALIKAN PANCASILA KE SEKOLAH KITA”

“.....Saya menggali apa yang terpendam dalam bumi Indonesia. Sebagai hasil penggalian itu dapat dipakai sebagai dasar Indonesia merdeka yang akan datang... Sudah terbukti Pancasila yang saya gali dan saya persembahkan kepada rakyat Indonesia adalah satu dasar yang dinamis, satu dasar yang benar-benar bisa menghimpun segenap tenaga Indonesia dan mempersatukan Indonesia.....”

(Ir. Soekarno)

 

Pancasila sebagai ideologi negara mengandung nilai-nilai yang merupakan cita-cita normatif di dalam penyelenggaraan negara, merupakan visi dari penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara serta menjadi instrumen pemersatu bangsa. Pancasila menjadi social ethics dalam masyarakat yang plural. Dari sudut pandang politik, Pancasila merupakan konsensus bersama, merupakan common platform yang memiliki nilai integratif bagi bangsa Indonesia.

Pancasila juga mengandung nilai-nilai yang merupakan pandangan hidup bangsa, way of life, sebagai falsafah hidup bangsa. Pancasila merupakan cita-cita moral yang menunjukkan jati diri bangsa.

Akan tetapi, situasi dan kondisi bangsa akhir-akhir ini ditandai dengan berbagai peristiwa yang menunjukkan terjadinya kegaduhan diantara anak bangsa yang mengancam kebhinnekaan. Kemudian terjadi tindakan-tindakan yang menandakan adanya intoleransi. Bahkan berkembang pandangan-pandangan yang pada intinya mencerminkan ideologi-ideologi menyimpang. Di sisi lain, semakin banyak sikap dan perilaku yang notabene memperlihatkan suatu dekadensi moral pada sebagian anak bangsa. Kesemuanya menjadikan carut marut dan jika dibiarkan akan menggoyahkan jati diri bangsa Indonesia dan bahkan mengancam keutuhan NKRI.

Tidak bisa dipungkiri bahwa jika diurai dan ditelaah secara seksama, perkembangan yang demikian itu karena lemahnya pemahaman terhadap Pancasila, baik sebagai ideologi, sebagai pandangan hidup, sebagai perekat bangsa, sebagai tuntunan moral.

Hal itu antara lain karena Pendidikan Pancasila telah termarjinalisasi dalam kurikulum pendidikan nasional kita. Generasi muda saat ini hanya memperoleh Pendidikan Kewarganegaraan dimana tidak secara spesifik mengenalkan ideologi Pancasila dan menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila.

Organisasi “Saya Indonesia” berpendapat bahwa kondisi saat ini sudah diambang darurat. Generasi muda harus diselamatkan. Anak-anak bangsa harus dilindungi. NKRI harus dijaga. Dan Pancasila harus menjadi satu-satunya ideologi dan falsafah bangsa yang mengilhami seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Organisasi “Saya Indonesia” berpendapat bahwa perlu internalisasi nilai-nilai Pancasila secara mendasar dan sistematis. Dan transformasi nilai-nilai Pancasila dalam proses pendidikan menjadi bagian dari nation and character building.

Oleh karena itu, maka dengan ini organisasi “Saya Indonesia” menyampaikan petisi kepada Presiden Republik Indonesia, agar Pendidikan Pancasila dimasukkan kembali dan menjadi komponen utama dalam kurikulum pendidikan nasional. Pendidikan Pancasila harus menjadi mata pelajaran wajib dan utama, dan tidak sekedar pilihan. Dengan demikian Pendidikan Pancasila hendaknya menjadi mata pelajaran yang masuk dalam ujian nasional atau ujian sekolah berbasis nasional. Bahkan nilai mata pelajaran Pendidikan Pancasila hendaknya menjadi parameter utama dalam menentukan kelulusan siswa.

Organisasi “Saya Indonesia” mengajak kepada seluruh komponen anak bangsa untuk menjadikan Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni dan tema “Saya Indonesia Saya Pancasila” menjadi momentum bagi “kebangkitan kembali” Pancasila dan revitalisasi Pancasila melalui gerakan yang masif. Marilah segenap anak-anak bangsa untuk membumikan Pancasila dalam kurikulum pendidikan nasional kita.

Ayo dukung Pancasila kembali ke sekolah kita...!

 

                            DEWAN PIMPINAN NASIONAL SAYA INDONESIA

                Ketua Umum                                              Sekretaris Jenderal

          KUMAR ABHISHEK                                    HENDRI 

            



Hari ini: Saya Indonesia mengandalkanmu

Saya Indonesia membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "@ Presiden : “KEMBALIKAN PANCASILA KE SEKOLAH KITA”". Bergabunglah dengan Saya Indonesia dan 120 pendukung lainnya hari ini.